Longsor Mamasa
Longsor di Poros Mamuju-Mamasa, Kendaraan Roda Empat Tak Bisa Melintas
"Akibat longsor, pengendara terpaksa gotong-royong mengangkat motornya. Untuk mobil belum bisa lewa," ungkap A. Khaerul.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Longsor-terparah-di-Poros-Mamuju-Mamasa-di-Desa-Malatiro.jpg)
TRIBUN-SULNAR.COM, MAMASA - Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) menyebabkan sejumlah titik di poros Mamuju-Mamasa terputus, Sabtu (30/10/2021).
Material longsor menimbun badan jalan menyebabkan kendaraan tak dapat melintas.
Setidaknya ada tujuh titik longsor sepanjang poros Desa Malatiro, Kecamatan Tabulahan.
Namun ada sebanyak tiga titik longsor terparah.
Satu titik belum bisa dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.
Baca juga: BREAKING NEWS: Jalan Poros Mamuju-Mamasa Terputus Akibat Longsor
Baca juga: Antisipasi Dampak La Nina, BMKG Minta Pemerintah Daerah Lakukan Upaya Mitigasi
Titik longsor itu berada di poros antara Desa Malatiro dan Desa Tampakkurra, Kecamatan Tabulahan.
Tebing longsor di sisi kanan jalan dari arah Mamasa setinggi kurang lebih 30 meter.
Material longsor setinggi kurang lebih tiga meter dengan panjang diperkirakan 40 meter menutup badan jalan.
Material longsor berupa tanah merah dan batang kayu melintang, menyebabkan pengendara motor terpaksa menggotong motornya agar bisa melintas.
KBO Satlantas Polres Mamasa, Ipda A. Khaerul mengatakan, hujan deras pada Jumat (29/10/2021) pukul 11.00 hingga 02.00 Wita dini hari menyebabkan longsor.
"Akibat longsor, pengendara terpaksa gotong-royong mengangkat motornya. Untuk mobil belum bisa lewa," ungkap A. Khaerul, saat ditemui di lokasi longsor.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng