Pariwisata Mamasa
YUK! Intip Panorama Keindahan Sawah Sengkedan Desa Panura Mamasa
Berada di atas pegunungan, menjadikan Mamasa berbeda dari lima kabupaten lainnya di Sulawesi Barat.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Panorama-keindahan-alam-di-Desa-Panura-Kecamatan-Pana-Mamasa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Sebagai daerah destinasi pariwisata unggulan Provinsi Sulawesi Barat, keindahan alam di Kabupaten Mamasa, memang tidak diragukan.
Berada di atas pegunungan, menjadikan Mamasa berbeda dari lima kabupaten lainnya di Sulawesi Barat.
Hamparan pemandangan sawah dan pegunungan yang indah, banyak dijumpai di wilayah Kabupaten Mamasa.
Baca juga: Desa Tondok Bakaru Mamasa Terpilih Jadi Destinasi Unggulan Sulbar
Baca juga: Asiknya Berakhir Pekan di Bukit Uhai Sibali Bulo Polman, Ada Fasilitas Sapo Loko & Cafe
Namun, ada satu pemandangan alam yang tak kalah menarik untuk dikunjungi.
Pemandangan alam ini berada di Desa Panura, Kecamatan Pana.
Kecamatan Pana, berada di sebelah timur kota Kabupaten Mamasa.
Kecamatan Pana, salah satu wilayah pemerintahan Kabupaten Mamasa yang berada jauh di pinggiran.
Sebagian wilayahnya berbatasan Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
Agar dapat tiba di ibu kota Kecamatan Pana, ada tiga rute yang bisa dilalui.
Akses utama yaitu melalui rute Kecamatan Sumarorong, menuju Kecamatan Nosu tembus di Desa Panura.
Baca juga: Desa Tondok Bakaru Jadi Daerah Destinasi Unggulan Sulbar, Wabup Mamasa: Kita Beri Dukungan
Rute ini dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Jaraknya kurang lebih 95 Km, dengan waktu tempuh 5 hingga 6 jam perjalanan.
Rute kedua yaitu Kota Mamasa menuju Kecamatan Tabang melalui jalur Desa Baka Disura.
Jarak yang dilalui di jalur ini kurang lebih 60 Km, dengan waktu tempuh 4 hingga 5 jam.
Ada juga alternatif melalui jalur Desa Masuppu, Kecamatan Tabang menuju Desa Panura, Kecamatan Pana.