Minggu, 3 Mei 2026

Vaksinasi Massal

Libatkan TNI-Polri, Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamasa Gelar Vaksinasi Massal

Sasaran vaksinasi usia 12 hingga 17 tahun menurut dia, dilakukan guna mendukung pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah.

Tayang:
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
zoom-inlihat foto Libatkan TNI-Polri, Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamasa Gelar Vaksinasi Massal
Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Pemerintah Provinsial Sulawesi Barat (Sulbar) bekerjasama Pemerintah Kabupaten Mamasa, gelar vaksinasi massal, Senin (4/10/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Pemerintah Provinsial Sulawesi Barat (Sulbar) bekerjasama Pemerintah Kabupaten Mamasa, gelar vaksinasi massal, Senin (4/10/2021).

Vaksinasi massal ini melibatkan Kodim 1428 Mamasa dan Polres Mamasa.

Vaksinasi ini merupakan implementasi program Sulbar Cepat Vaksin yang dicanangkan Pemprov Sulbar.

Vaksinasi massal dengan menyasar penerima usia 12 hingga 17 tahun ini, ditempatkan di dua titik yakni SMAN 1 dan SMKN 1 Mamasa.

Baca juga: Update Banjir Mamuju, Bhabinkantimbas Karema Minta Warga Tetap Waspada

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Sulbar Esok Selasa 5 Oktober 2021: Kabupaten Mamuju Utara Potensi Hujan Lebat

Siswa SMAN 1 Mamasa menerima vaksin covid-19, Senin (4/10/2021).
Siswa SMAN 1 Mamasa menerima vaksin covid-19, Senin (4/10/2021). (Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng)

Sekretaris Dinas Kesehatan Sulbar, Hj. Marintani Erna mengatakan, tujuan vaksinasi ini meminimalisir penularan Covid-19.

Meskipun kata dia, vaksinasi tidak jadi jaminan kekebalan tubuh terhadap penularan corona virus.

Tetapi, paling tidak vaksin menambah imunitas tubuh setiap penerimanya.

"Insyaallah vaksinasi mengurangi tingkat keparahan apabila seseorang terjangkit Covid-19," ungkap Marintani Erna dalam sambutannya.

Senada itu, Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda mengatakan, vaksinasi ini sebagai upaya percepatan vaksin dalam rangka menindaklanjuti program pemerintah pusat.

Sasaran vaksinasi usia 12 hingga 17 tahun menurut dia, dilakukan guna mendukung pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah.

Dia menyampaikan, vaksinasi tidak mewakili protokol kesehatan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Sulbar Esok Selasa 5 Oktober 2021: Kabupaten Mamuju Utara Potensi Hujan Lebat

Baca juga: Belum Diresmikan! Rumah Adat Buttu Cipping Dipenuhi Coretan Nama dan Jadi Lokasi Senam

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Penanganan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) kembali meninjau sentra vaksinasi di wilayah timur Indonesia, tepatnya di Kota Ambon, Senin (4/10/2021).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Penanganan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) kembali meninjau sentra vaksinasi di wilayah timur Indonesia, tepatnya di Kota Ambon, Senin (4/10/2021). (Ist/Tribun-Sulbar.com)

Dengan demikian, meskipun telah menerima vaksin, seseorang tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Vaksinasi ini sifatnya hanya mencegah penularan Covid-19. Jadi mari tetap patuhi protokol kesehatan," pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Mamasa, Hajai S. Tanga menyebut, sasaran vaksinasi usia 12 hingga 17 tahun ini mencapai 1.100 dosis.

Terdiri dari 600 dosis SMAN 1 Mamasa dan 500 dosis di SMKN 1 Mamasa.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved