Breaking News:

Videotron Majene

Empat Alasan Mahasiswa Tolak Pembangunan Videotron Majene Dilanjutkan

Selain dinilai pemborosan anggaran, aliansi juga menilai proyek videotron kurang efektif untuk pembangunan di Kabupaten Majene.

Penulis: Misbah Sabaruddin | Editor: Hasrul Rusdi
TribunSulbar.com/Misbah Sabaruddin
Aliansi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat se-Cabang Majene melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati Majene, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Aliansi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat se-Cabang Majene meminta pembangunan videotron dibatalkan, Kamis (30/9/2021).

Mereka menyoroti usulan anggaran iklan oleh Pemerintah Kabupaten Majene sebesar Rp 1,4 miliar.

Jenderal Lapangan, Bachtiar mengatakan, ada empat alasan aliansi menolak proyek videotron Majene.

Selain dinilai pemborosan anggaran, aliansi juga menilai proyek videotron kurang efektif untuk pembangunan di Kabupaten Majene.

Baca juga: Bandara Tampa Padang Mamuju Wajibkan Penumpang Miliki Aplikasi PeduliLindungi

Baca juga: BNPB Bagikan 5.000 Masker Kain di Bandara Internasional Sentani, Edukasi Prokes 5M

Progress pengerjaan videotron di Jalan Gatot Subroto, Majene sudah mencapai 70 persen. Tiang besi 8 meter dan layar LED 5 x 3 meter sudah terpasang. (Foto Misbah Sabaruddin)
Progress pengerjaan videotron di Jalan Gatot Subroto, Majene sudah mencapai 70 persen. Tiang besi 8 meter dan layar LED 5 x 3 meter sudah terpasang. (Foto Misbah Sabaruddin) (Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin)

"Manfaatnya belum jelas untuk masyarakat," ujar Bachtiar.

Alasan selanjutnya, MoU Videotron antara Pemerintah Kabupaten Majene dengan pihak swasta PT ILU GROUP kurang diketahui oleh masyarakat.

Kemudian, tidak adanya transparansi anggaran berupa Rencana Anggaran Biaya (RAB) terkait videotron.

Terakhir, Pemerintah Kabupaten Majene harus menuntaskan program seratus hari kerja dengan pertimbangan asas manfaat untuk publik.

"Seharusnya pemerintah melihat kebutuhan mendesak masyarakat saat ini, penanganan pascagempa di Ulumanda-Malunda, penanganan Covid, juga pengadaan mobil pemadam kebakaran," ujar Bachtiar.

Bachtiar mengajak, seluruh elemen masyarakat untuk tetap jeli melihat program kerja Pemerintah Kabupaten Majene.

Termasuk proyek videotron. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Misbah Sabaruddin

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved