Terapi Plasma Konvalesen: Terapi yang Dianggap Efektif Menangani Pasien Terkonfirmasi Covid 19
Terapi Plasma Konvalesen adalah terapi yang dianggap efektif menangani pasien terkonfirmasi covid 19.
Penulis: Suandi | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Terapi-konvalesen.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Terapi plasma konvalesen adalah salah satu pengobatan yang digunakan untuk menangani pasien terkonfirmasi Covid 19.
Terapi ini dianggap mampu meningkatkan peluang kesembuhan pada pasien dengan gejala berat.
Plasma konvalesen ini dilakukan dengan memberikan plasma yang mengandung antibodi terhadap virus SARS-CoV-2 dari penyintas Covid 19 kepada pasien Covid 19 yang masih menderita penyakit tersebut atau sedang dirawat.
Dikutip dari covid19.go.id pada Senin (27/9/2021) terapi plasma ini sangat efektif untuk mengobati SARS, MERS, dan pandemi H1N1.
Baca juga: Kasus Covid 19 Indonesia Bertambah 2.557, Terbanyak Di Jawa Tengah
Baca juga: Covid 19 Indonesia: Tunjukkan Tren Positif, Pembatasan Pintu Masuk Internasional Masih Diberlakukan
Terdapat tiga peran penting plasma konvalesen bagi kesembuhan pasien Covid 19, yaitu:
- Antibodi imunoglobulin G (IgG) berperan melawan virus SARS-CoV-2 dengan menurunkan jumlah virus yang ada di dalam tubuh pasien Covid 19
- Kandungan protein lainnya yang terdapat di dalam plasma konvalesen berguna untuk menjaga sel tetap utuh dan membuat pasien tidak jatuh ke kasus yang lebih berat atau kritis
- Mencegah terjadinya gejala long covid atau gejala sisa yang dapat dirasakan penyintas seperti sesak meski sudah negatif
Syarat melakuan donor konvalesen
1. Harus dalam kondisi yang sehat
2. Calon pendonor harus dinyatakan sembuh dengan menunjukkan bukti keterangan sembuh dari puskesmas
3. Pendonor plasma tidak pernah menerima tranfusi darah selama 6 bulan terakhir dan tidak memiliki penyakit penyerta
4. Berusia 18-65 tahun
5. Beratbadan kurang lebih 55 kilogram
6. Pernah terkonfirmasi positif Covid 19 yang ditandai dengan hasil tes PCR positif atau rapid antigen positif
Tahapan setelah memenuhi persyaratan donor
1. Persiapan donor meliputi pangisian formulir donor darah dan informed consent atau persetujuan tindakan medis. Seleksi donor melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik
2. Melakukan pemeriksaan laboratorium donor termasuk golongan darah, skrinning antibodi, infeksi menular lewat tranfusi darah
3. Pengambilan darah donor menggunakan mesin apheresis dengan durasi waktu sekitar 45 menit
Sementara itu, pasien yang membutuhkan tranfusi plasma harus mendapatkan surat permintaan plasma dari dokter yang merawat dan membawa sampel pasien.
Nantinya, setelah melalui pemeriksaan uji kecocokan akan diberikan plasma konvalesen yang sesuai untuk ditransfusikan.
(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)