Minggu, 10 Mei 2026

Peringatan Dini Gelombang Tinggi Jumat, 24 September 2021, BMKG: Selat Sunda Capai 4 Meter

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini gelombang tinggi pada Jumat (24/9/2021) di perairan Indonesia

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Muhammad Husain Sanusi
zoom-inlihat foto Peringatan Dini Gelombang Tinggi Jumat, 24 September 2021, BMKG: Selat Sunda Capai 4 Meter
Shutterstock
ILUSTRASI Terjadinya gelombang tinggi 

TRIBUN-SULBAR.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini gelombang tinggi untuk perairan di Indonesia.

Dikutip dari bmkg.go.id pada Jumat (24/9/2021) pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.

Sedangkan, wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur - Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-20knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudra Hindia selatan dan Laut Arafuru.

Nelayan di Lingkungan Tamo, Kelurahan Baurung, Kecamatan, Banggae Timur, Majene saat memantau cuaca di Pantai Tamo, Rabu (1/9/2021)
Nelayan di Lingkungan Tamo, Kelurahan Baurung, Kecamatan, Banggae Timur, Majene saat memantau cuaca di Pantai Tamo, Rabu (1/9/2021) (Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin)

Baca juga: Peringatan Dini Gelombang Tinggi Kamis, 23 September 2021 BMKG: Simak Wilayahnya Berikut Ini

Baca juga: Prakiraan Cuaca: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Perairan Majene 3 Hari ke Depan

Selengkapnya, berikut data yang berhasil dihimpun oleh tim Tribun-Sulbar.com terkait perairan Indonesia yang berpotensi mengalami gelombang tinggi:

1. Area perairan dengan tinggi gelombang 1,25 - 2,5 meter berpeluang terjadi di:

- Perairan utara Sabang

- Perairan barat Aceh

- Perairan Bengkulu

- Perairan selatan Bali hingga Sumba

- Selaat Bali - Lombok - Alas bagian selatan

- Selat Sumba

- Perairan P. Sawu

- Samudra Hindia selatan Bali hingga NTT

- Perairan Kupang - P. Rotte

- Laut Timor

- Laut Jawa

- Selat Makassar bagian selatan

- Perairan Baubau - Kep. Wakatobi

- Perairan Manui - Kendari

- Laut Banda

- Perairan selatan Kep. Sermata - Kep. Tanimbar

- Perairan selatan Kep. Kei - Kep. Aru

- Laut Arafuru

- Perairan Yos Sudarso

2. Area perairan dengan tinggi gelombang 2,5 - 4,0 meter berpeluang terjadi di:

- Perairan barat Simueleu hingga Kep. Mentawai

- Perairan Enggano - barat Lampung

- Samudra Hindia barat Sumatra

- Perairan selatan Jawa

- Samudra Hindia selatan Jawa

- Selat Sunda bagian selatan

Saran Keselamatan

Bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu berhati-hati dan tetap waspada.

Tak hanya itu, warga diminta untuk memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran dengan catatan sebagai berikut:

- Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter)

- Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter).

- Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter)

- Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter)

(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)

Baca juga artikel lainnya terkait gelombang tinggi

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved