Peringatan Dini Gelombang Tinggi 6 Meter Jumat 17 September 2021 di 6 Perairan
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan gelombang tinggi untuk perairan di Indonesia.
Penulis: Suandi | Editor: Muhammad Husain Sanusi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Nelayan-Majene-tidak-melaut-karena-cuaca-buruk.jpg)
- Samudra Hindia selatan Sumbawa hingga P. Sawu
- Perairan selatan kep. Tanimbar - Kep. Aru
- Laut Arafuru
- Laut Sulawesi timur
- Perairan Kep. Sitaro - Kep. Talaid
- Laut Maluku bagian utara
- Samudra Pasifik utara Halmahera
- Perairan utara Papua
- Samudra Pasifik utara Papua
3. Area perairan dengan tinggi gelombang 4,0-6,0 meter berpeluang terjadi di:
- Perairan barat Kep. Mentawai
- Perairan Enggano - Bengkulu
- Perairan barat Lampung
- Samudra Hindia barat Kep. Mentawai - Lampung
- Selat Sunda bagian barat dan selatan
- Perairan selatan Banten hingga Lombok
- Samudra Hindia selatan Jawa hingga Lombok
Saran Keselamatan
Bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar selalu berhati-hati dan tetap waspada.
Tak hanya itu, warga diminta untuk memperhatikan resiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran dengan catatan sebagai berikut:
- Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter)
- Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter).
- Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan atinggi gelombang di atas 2,5 meter)
- Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi eglombang di atas 4,0 meter)
(Tribun-Sulbar.com/Al Fandy Kurniawan)