Perbandingan Covid 19 Indonesia dan Global, Kasus Positif Harian Indonesia Lebih Kecil Dibanding AS
Kasus positif harian Covid 19 di Indonesia jauh lebih kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat
Penulis: Suandi | Editor: Muhammad Husain Sanusi
TRIBUN-SULBAR.COM - Saat ini perkembangan Covid 19 secara global tengah menghadapi gelombang ke tiga pada September 2021.
Puncak ketiga ini terjadi setelah dua puncak sebelumnya di tahun 2021 pada bulan Januari dan April.
Dikutip dari covid19.go.id, kurva gelombang pandemi Covid 19 secara global mulai melambat.
Jika melihat pola yang ada di Indonesia, puncak kasus pertama sejajar dengan negara-negara lain pada Januari 2021.
Baca juga: Update Covid-19 Majene Kamis 16 September 2021: Dua Pasien Sembuh
Baca juga: Update Covid-19 Sulbar Kamis 16 September 2021: Positif 16, Meniggal 1 dari Polman
Akan tetapi, ketika negara-negara di dunia mengalami puncak kedua pada April 2021, Indonesia masih mengalami penurunan.
"Situasi Covdi 19 di Indonesia terus membaik. Hal ini tercermin dari angka positif yang terus menurun dan jumlah testing dan tracing yang terus meningkat," kata Wiku Adisasmito, Jubir Satgas Penanganan Covid 19.
Perkembangan Covid 19 secara global
Amerika Serikat
Dilansir oleh worldometers.info, jumlah kasus positif di Amerika mencapai 42 juta.
Kini negara ini tengah mengalami puncak ketiga, tetapi kurvanya mulai melambat.
Pola kasus positif di Amerika Serikat mirip dengan pola global, terutama pada Januari dan September 2021 yang membedakan adalah puncak kedua pada April kasus terkonfirmasi positif secara global mengalami lonjakan, di Amerika mengalami penurunan.
Malaysia dan Jepang
Kedua negara ini memiliki pola yang juga mirip dengan pola kasus global.
Saat ini, kasus konfirmasi positif Covid 19 di Jepang mulai menurun, tetapi di Malaysia masih berada pada puncal gelombang ketiga.
India
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Juru-Bicara-Satgas-Penanganan-Covid-19-Prof-Wiku-Adisasmito.jpg)