BMKG Ingatkan Masa Pancaroba, Indonesia Alami Cuaca Ekstrem
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi hujan lebat dan hari tanpa hujan di wilayah Indonesia.
Penulis: Suandi | Editor: Muhammad Husain Sanusi
TRIBUN-SULBAR.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan jika sebagian wilayah Indonesia telah memasuki awal musim hujan.
Kondisi tersebut merupakan pertanda sebagai masa pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.
Sebanyak 3,22 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan dan sebagian besar wilayah masih mengalami musim kemarau.
Mengacu pada hal tersebut prediksi peluang hujan tinggi lebih dari 70 persen.
Baca juga: Hujan Deras, Jalan Penghubung Desa Periangan di Tabulahan Mamasa Ambruk
Diperlukan kewaspadaan terhadap dampak dari curah hujan tinggi dan potensi cuaca ekstrem.
Berdasarkan prakiraan peluang curah hujan dasarian atau 10 harian, terdapat indikasi potensi curah hujan tinggi hingga sepuluh hari ke depan dengan berbagai status yang berbeda, yaitu:
1. Kategori Awas, meliputi wilayah:
- Papua Barat (Kaimana)
- Papua (Asmat, Boven Digoel, Mimika, Nduga, Pegunungan Bintang, Yahukimo)
2. Kategori Siaga, meliputi wilayah:
- Papua Barat (Kaimana)
- Papua (Dogiyai, Nabire, Panial, Puncak)
3. Kategori Waspada, meliputi wilayah:
- Kalimantan Timur (Kutai Barat)
- Sulawesi Barat (Mamuju, Mamuju Utara)