Hari Aksara Internasional Diperingati Hari Ini, Simak Sejarahnya
Hari Aksara Internasional (HAI) yang diperingati setiap tanggal 8 September. Simak sejarah lengkapnya berikut ini.
Penulis: Suandi | Editor: Muhammad Husain Sanusi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/HAI-di-Internasional.jpg)
HAI ke-56 di Indonesia
Dilansir oleh paudpedia.kemdikbud.go.id, peringatan HAI di Indonesia mengambil tema Digital Literacy for Indonesia Recovery.
"Dengan tema ini, kami berharap program pendidikan keaksaraan dapat menjadi lebih adaptif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi," ucap Jumeri, Dirjen PAUD Dikdasmen
Perayaan ke-56 HAI ini sebagai wujud komitmen Indonesia dalam pengentasan buta aksara.
Tak hanya itu, rangkaian acara pendukung untuk memperingati HAI di Indonesia telah dimulai sejak bulan Mei hingga September 2021.
Angka Buta Akara di Indonesia
Masih dikutip dari paudpedia.kemdikbud.go.id, berdasarkan Surveri Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020, jumlah penduduk buta aksara telah mengalami penurunan jika dibadingkan dengan jumlah buta aksara pada tahun 2021.
- Tahun 2019 jumlah buta aksara 3.081.136 orang
- Tahun 2020 jumlah buta aksara 2.961.060 orang
Langkah-langkah strategis pun juga telah dilakukan demi mengentaskan buta akara di Indonesia, diantaranya:
- Pemutakhiran data buat aksara
Bekerjasama dengan BPS pemutakhiran data terus dibenahi guna mengetahui capaian penuntasan buta aksara.
Selain itu, juga untuk mengetahui sebaran penduduk buta aksara di tingkat Kabupaten/Kota dan Provinsi.
Sehingga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bisa menetapkan kebijakan layanan program pendidikan keaksaraan.
- Peningkatan mutu layanan pendidikan dan pembelajaran