Sudaiyah Warga Kelurahan Simboro, Mamuju Tewas Tersengat Aliran Listrik Perangkap Babi
"Pagi ia berangkat ke kebun untuk menebang pohon pisang namun hingga sore hari belum juga pulang," jelas Muliadi.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Hasrul Rusdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pemakaman-jasad-korban-tersengat-aliran-listrik-perangkap-babi-di-Mamuju.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sudaiyah (41) warga Lingkungan Pamombong Mandiri, Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Mamuju tewas tersengat aliran listrik perangkap babi, Senin (6/9/2021).
Hal tersebut terjadi saat Sudaiyah hendak menebang pohon pisang di kebun miliknya.
Ditengah perjalanan tak sengaja kesetrum aliran listrik perangkap babi.
Kronologi tersebut diceritakan suami korban, Muliadi.
Muliadi mulai mencari istrinya ketika pulang kerja dan tidak menemukan istrinya di rumah.
Baca juga: PPKM Diperpanjang Hingga 19 September 2021, Satgas Covid-19: Mamuju Level 2
Baca juga: Update Covid-19 Majene Selasa 7 September 2021: Dua Positif dan Dua Sembuh
"Pagi ia berangkat ke kebun untuk menebang pohon pisang namun hingga sore hari belum juga pulang," jelas Muliadi kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa (7/6/2021).
Saat itu, Muliadi segera bergegas menyusul istrinya ke kebun, naas ia menemukan istrinya tak bernyawa.
"Di lokasi kejadian, ada kawat besi yang dialiri listrik," terang Muliadi.
Kawat listrik berfungsi sebagai perangkap babi untuk melindungi tanaman di kebun warga.
"Harusnya kalau sudah pagi dimatikan aliran listriknya, nanti malam hari baru dinyalakan lagi," lanjutnya.
Ia pun melaporkan kejadian itu ke Polresta Mamuju.
Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Pandu Arif Setiawan, membenarkan hal itu.
Ia mengatakan sedang mendalami laporan tersebut.
"Masih dilakukan pengambilan keterangan dari beberapa saksi," kata AKP Pandu Arif Setiawan.
"Kami masi menggunakan asas pra duga. Ada unsur kelalaian menyebapkan kematian atau tidak" pungkasnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli