Breaking News:

KONI Sulbar

DPRD Sulbar Soroti Penambahan Anggaran KONI: Harus Ada Juga Anggaran Penanganan Bencana

Jika anggaran KONI Sulbar bisa ditambahi kenapa tidak ada anggaran alokasi bencana di Kabupaten Majene dan Mamuju.

Tribun-Sulbar.com/Habluddin
Ketua Komisi II DPRD Sulbar, Sukri Umar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar menyoroti penambahan anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI Sulbar.

Alokasi anggaran ke KONI Sulbar diperkirakan sebanyak Rp 4 miliar lebih.

Hal tersebut, diungkapkan Ketua Komisi II, Sukri Umar saat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2022 di Rumah Aspirasi, Selasa (7/9/2021).

Baca juga: Update Corona Covid-19 Majene Selasa 7 September 2021: 2 Positif dan 2 Sembuh

Ketua Komisi II DPRD Sulbar, Sukri Umar.
Ketua Komisi II DPRD Sulbar, Sukri Umar. (Tribun-Sulbar.com/Habluddin)

"Kemungkinan mereka akan rancang dianggaran perubahan," kata Sukri.

Menurutnya, jika anggaran KONI Sulbar bisa ditambahi kenapa tidak ada anggaran alokasi bencana di Kabupaten Majene dan Mamuju.

Padahal, penanganan bencana sangat penting di Sulbar yang belum ada anggaran dialokasikan ke sana.

"Baru sekarang kita mau alokasikan anggaran ke KONI. Kita tidak persoalkan kalau ada tambahan anggaran ke KONI," ungkap Sukri.

Namun, dia akan protes kalau tidak ada juga anggara penanganan pascabencana di Majene dan Mamuju.

Sehingga, poinnya adalah supaya ada alokasi anggaran penanganan pascabencana di Sulbar.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Sulbar Rabu 8 September 2021: Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Baca juga: Sudaiyah Warga Kelurahan Simboro, Mamuju Tewas Tersengat Aliran Listrik Perangkap Babi

"Khususnya kota ini harus kita rekonstruksi secara bersama, karena tidak mungkin APBD kabupaten sangat sedikit. Makanya kita butuh suppornya pemprov," bebernya.

Pemerintah pusat sudah mengambil bagian mengurusi rumah terdampak di Majene dan Mamuju.

Termasuk, merekonstruksi bangunan gedung pemerintah rusak di Sulbar.

"Lewat kesempatan ini kita mengingatkan pemprov bahwa kita butuh rekonstruksi di kota dan kita butuh anggaran. Sehingga kita ingin memastikan ada bantuan khusus ke kabupaten," tegasnya.

Sesuaikan saja kondisi anggaran yang serba terbatas saat ini, karena dia tidak akan terima jika tidak ada anggaran penanganan bencana di Sulbar.(*)

Laporan Wartawan TRIBUN-SULBAR.COM, Habluddin

Penulis: Habluddin Hambali
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved