Banjir Mamasa
Banjir dan Longsor Burana Mamasa, 67 Rumah Rusak & 20 Ekor Babi Hanyut
Dia menyebut, ada sebanyak 104 kepala keluarga (KK) mengalami kerugian akibat perkebunannya diterjang longsor.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Rumah-warga-di-Desa-Burana-Kecamatan-Tabulahan-Mamasa-diterjang-banjir.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Hujan lebat pada Kamis (2/9/2021) malam, menyebabkan banjir bandang dan longsor di Desa Burana, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).
Akibatnya, 67 unit rumah dan satu gereja dilaporkan mengalami kerusakan serta tiga jembatan putus.
Kepala Desa Burana, Mitting mengatakan, selain berdampak kerusakan pada rumah warga, banjir juga berdampak kerusakan pada perkebunan dan persawahan warga.
Baca juga: Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Mamasa Butuh Bantuan Tenda dan Makanan
Baca juga: Banjir dan Longsor di Mamasa, 2 Desa Terisolir & 3 Jembatan Terputus
Dia menyebut, ada sebanyak 104 kepala keluarga (KK) mengalami kerugian akibat perkebunannya diterjang longsor.
"Ada juga 92 KK yang mengalami kerugian akibat sawahnya dihantam banjir dan longsor," ungkap Mitting kepada Tribun-Sulbar.com, Sabtu (4/9/2021).
Tidak hanya sawah dan perkebunan terdampak bencana.
Menurut Mitting, hewan ternak warga juga hanyut terbawa arus sungai.
"Ada 20 ekor babi dan 1 ekor sapi hanyut. Ada juga empat unit motor hanyut," sebutnya.
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng