Kesehatan Mulut
Cara Merawat Kesehatan Bibir Jika Sering Menggunakan Masker
Penggunaan masker bagi sebagian orang kondisi ini memaksa mereka untuk selalu dalam kondisi mulut tertutup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ilustrasi-Bibir.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM,- Selama masa pendemi diwajibkan untuk selalu memakai masker , terutama saat akan berinteraksi dengan orang lain.
Penggunaan masker bagi sebagian orang kondisi ini memaksa mereka untuk selalu dalam kondisi mulut tertutup.
Sehingga kesehatan bibir kurang diperhatikan.
Kewajiban memakai masker berdampak pada area-area wajah terutama bagian yang ditutupi oleh masker.
Karena ketika menggunakan masker, maka aat kita menghembuskan nafas, udara yang berada didalam masker terasa lebih hangat.
Udara hangat tersebut menyebabkan kekeringan diarea kulit dan bibir khususnya.
Pada area bibi, keluhan yang sering terjadi adalah bibir menjadi terasa lebih kering, bibir pecah-pecah, dan bibir iritasi atau perih.
Salah satu penyebab permasalahan pada bibir adalah kurangnya konsumsi air putih.
Kurangnya konsumsi air putih dapat memperberat kekeringan pada bibir.
Reflek orang yang mengalami bibir kering adalah membasahi bibir dengan air liur.
Padahal didalam air liur terdapat enzim yang bisa mengiritasi bibir.
Alih-alih memberi kelembabkan bibir, malah ikut mengeringkan bibir.
Apabila berlangsung dalam jangka waktu yang lama, maka bibir akan tampak menjadi lebih gelap, dan bisa muncul kerutan atau garis-garis halus pada bibir.
Bibir kering bisa menyebabkan warna bibir menghitam, karena iritasi berlangsung secara terus-menerus.
Untuk menjaga kesehatan selama pendemi, kuncinya adalah menjaga hidrasi bibir dengan tindakan: