Breaking News:

Legislator Golkar Mamasa

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mamasa Akui Ijazah Joni Daud Asli

"Kenapa baru sekarang dipersoalkan. Lantas semua saksi-saksi yang kami datangi mengakui bahwa ijazah saudara Joni Daud itu asli," tandasnya.

Tribun-Sulbar.com/Semuel Mesakaraeng
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mamasa, Tutug Widodo 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Anggota DPRD Fraksi Partai Golkar, Joni Daud ditahan Kejaksaan Negeri Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) atas tuduhan penggunaan Ijazah Palsu.

Joni Daud ditahan setelah kasusnya ditingkatkan ke tahap II oleh Polda Sulbar dan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi.

Namun oleh Kejaksaan Tinggi, kasus itu dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Mamasa beserta tersangka dan barang buktinya.

Saat ini Joni Daud ditahan di rumah tahanan Polres Mamasa selama 20 hari, di samping proses penyidikan terus berjalan.

Legislator Golkar Mamasa ditahan kejaksaan karena pemalsuan dokumen ijazah
Legislator Golkar Mamasa ditahan kejaksaan karena pemalsuan dokumen ijazah (Tribun-Sulbar.com/Samuel Mesakaraeng)

Diberitakan sebelumnya, Ketua Fraksi Paftai Golkar DPRD Mamasa, Jupri Samboma'dila mengatakan, secara kelembagaan, saat ini pihaknya tengah mengupayakan bantuan hukum kepada Joni Daud.

"Kami sementara berpikir untuk memberikan bantuan hukum kepada saudara Joni Daud," ungkap Jupri, Rabu (25/8/2021).

Lebih jauh Jupri menjelaskan, terkait kasus ijazah palsu itu, pihaknya menganggap sebuah pertanyaan.

Sebab kata Jupri, ijazah yang dipersoalkan adalah ijazah sekolah dasar (SD).

Dimana ijazah ini sudah digunakan Joni Daud sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebelum akhirnya menjadi anggota DPRD.

"Yang jadi pertanyaan, ijazah inikan saat digunakan pendaftaran PNS sudah diverifikasi," jelasnya lanjut.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Hasrul Rusdi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved