Meninggal di RSUD Majene, Begini Isi Tas Pria Paruh Baya Ditemukan di Rumah Kebun Warga Tubo
Sebelumnya, pria itu ditemukan seorang diri di rumah kebun warga Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo Sendana, Majene, Minggu (15/8/2021).
Penulis: Nasiha | Editor: Nurhadi Hasbi
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Pria paruh baya sekarat yang ditemukan di rumah kebun warga Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo Sendana, Majene, meninggal dunia, Selasa (24/8/2021).
Meninggal dunia di ruang Perawatan Dahlia RSUD Majene sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.
Pria itu rupanya membawa tas kain warna hitam.
Baca juga: Pria Paruh Baya yang Ditemukan di Rumah Kebun Warga Tubo Majene Meninggal Dunia
Baca juga: Kasihan! Pria Paruh Baya Sekarat di Rumah Kebun Warga Tubo Majene, Tak Diketahui Keluarganya
Di dalam tasnya tak ada tanda pengenal.
Hanya ada beberapa lembar pakaian dan sarung.
Pakaian dan sarung itu nampak terlipat rapi.
Ada juga beberapa lembar uang, yakni uang 2 ribu, 5 ribu, 10 ribu dan 100 ribu.
Jika ditotal sekitar Rp 200 ribu.
Saat tasnya dibuka, tercium bau khas pakaian yang sudah lama tak dipakai.
Nampaknya, pria itu sudah lama membawa tasnya.
Sebelumnya, pria itu ditemukan seorang diri di rumah kebun warga Desa Tubo Tengah, Kecamatan Tubo Sendana, Majene, Minggu (15/8/2021).
Kemudian dirujuk dari Puskesmas Sendana II, Kecamatan Tubo Sendana, Rabu (18/8/2021) siang.
Ia dirawat di rumah sakit selama tujuh hari hingga meninggal dunia.
Dokter Umum RSUD Majene Ahmad Syaiful Faesal mengatakan, kondisi pria itu sangat lemah lantaran kekurangan cairan.
"Kondisinya lemah karena dehidrasi," ujar Ahmad Syaiful kepada Tribun-Sulbar.com.