Senin, 11 Mei 2026

PLN Majene

Pria di Majene Tersengat Listrik, Kepala PLN: Sebagian Besar Kabel Kami Tidak Terbungkus

Terkait tindak lanjut atas insiden yang menimpa Valen, PLN Majene melakukan mitigasi berupa perbaikan jaringan kabel.

Tayang:
Penulis: Nasiha | Editor: Hasrul Rusdi
zoom-inlihat foto Pria di Majene Tersengat Listrik, Kepala PLN: Sebagian Besar Kabel Kami Tidak Terbungkus
Tribun-Sulbar.com/Misbah Sabaruddin
Kepala PLN Majene Bakhtiar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Valen (19) warga di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) tersengat listrik sehingga mengalami luka ringan di bagian badan hingga lehernya.

Insiden ini terjadi tepatnya di Jeans Cell Lingkungan Battayang, Kelurahan Banggae, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Minggu (15/8/2021) malam.

Di lokasi kejadian, berdiri tiang listrik PLN dengan panjang kurang lebih 11 meter.

Baca juga: Hendak Cari Udara Segar di Atap Rumah, Pria di Majene Malah Tersengat Listrik

Proses evakuasi Valen, warga Majene yang tersengat listrik saat hendak mencari udara segar di atap rumahnya, Minggu (15/8/2021)
Proses evakuasi Valen, warga Majene yang tersengat listrik saat hendak mencari udara segar di atap rumahnya, Minggu (15/8/2021) (Dokumentasi Polres Majene)

Kepala PLN Majene, Bakhtiar menjelaskan, kabel yang dipasang di lokasi itu adalah jenis kabel udara dengan tegangan 20 kilovolt atau 20.000 volt.

Kabel jenis ini memang rawan akan sentuhan. Apalagi sebagian besar, jaringan kabel masih menggunakan jaringan lama yang tidak dibungkus isolasi.

"Kondisi jaringan listrik kami memang sebagian besar masih jaringan yang lama tidak ada pembungkusnya. Terutama untuk tegangan 20 kilovolt," ujar Bakhtiar kepada Tribun-Sulbar.com Senin (16/8/2021).

Bakhtiar menjelaskan, secara konstruksi, ukuean tiang sudah sesuai standar. Hanya saja, bangunan di lokasi itu cukup tinggi.

"Ini juga perlu diperhatikan warga dalam membangun rumah. Jangan sampai mendekati kabel," tuturnya.

Ia mengaku, secara mitigasi, hampir tiap bulan PLN Majene menyurati ke kecamatan, desa ataupun membuat pengumuman di masjid terkait bahaya beraktivitas di sekitar kabel dengan tegangan tinggi.

Terkait tindak lanjut atas insiden yang menimpa Valen, PLN Majene melakukan mitigasi berupa perbaikan jaringan kabel.

"Kami membungkus kabel sekitar situ," katanya.

PLN Majene pun menghimbai agar masyarakat lebih berhati-hati. Jauhi aktivitas sekitar kabel.

Kalaupun ada aktivitas yang bersentuhan dengan kabel agar berkoordinasi dengan PLN.

"Sekiranya ada yang mau renovasi rumah atau pasang atap yang kebetulan berdekatan dengan jaringan listrik bertegangan tinggi, kami bisa membantu mengamankan. Kami sangat terbuka," pungkasnya.

Baca juga: 6 Fakta Taliban, Buat Presiden Afganistan Ashraf Ghani Kabur hingga Janji Jika Kembali Berkuasa

Baca juga: 40 Link Twibbon Kartu Ucapan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan Panduan Cara Membuatnya

Tiang listrik tumbang di Majene.
Tiang listrik tumbang di Majene. (PLN ULP Majene)

Adapun kronologi insiden yang menimpa Valen, yakni pukul 23.30 WITA, Valen hendak mencari udara segar setelah makan malam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved