Wapres Berbaju Adat Mandar
Wapres Pakai Baju Adat Mandar di HUT RI ke-76, Budayawan: Mandar Adalah Indonesia
"Sesungguhnya keberagaman itu hanya persoalan biografis. Tapi esensinya adalah mandar adalah Indonesia," ungkap Guru Seni SMA Negeri 2 Majene ini.
Penulis: Nasiha | Editor: Hasrul Rusdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Budayawan-Mandar-Muhammad-Ishaq.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Wakil Presiden RI Maruf Amin dan istrinya akan mengenakan baju adat Mandar pada peringatan HUT RI ke-76.
Hal ini tertuang dalam surat diterima pemerintah provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dari sekertariat negara RI, Jumat (6/8/2021) lalu.
Rencana Wapres Maruf Amin tersebut direspon baik oleh Budayawan Mandar, Muhammad Ishaq.
Ishaq mengatakan, ini kesempatan langkah karena Wapres dengan latar belakang suku Jawa akan menggunakan pakaian adat suku mandar.
"Dengan Wapres menggunakan baju adat Mandar tentu menjadi spirit dan mengajak kita sebagai generasi muda dan seluruh masyarakat di Sulbar tentu bangga dengan segala produk kebudayaan yang telah diwariskan petuah dan pendahulu kita," ujar Ishaq Selasa (10/8/2021).
Alumni Jurusan Seni Drama, Tari dan Musik (Sendratasik) Universitas Negeri Makassar (UNM), 2008 ini menuturkan, generasi muda harus lebih pro aktif mencintai tradisi yang telah diwariskan.
Menurutnya, baju adat Mandar itu bukan hanya kostum. Tapi itu adalah identitas kebesaran masyarakat mandar.
Hal ini sebagai tanda bahwa Indonesia memiliki keberagaman budaya dan adat.
Baca juga: Wapres RI Akan Pakai Baju Adat Mandar, Kak Bair: Sebagai Orang Mandar Tentu Sangat Bangga
Baca juga: Festival Kota Tua Sukses Digelar, Arismunandar: Kami Janji Akan Menjaga Budaya di Majene
Perbedaan itu mesti di ltanggalkan dalam satu cara pandang bahwa Indonesia hari ini satu.
"Sesungguhnya keberagaman itu hanya persoalan biografis. Tapi esensinya adalah mandar adalah Indonesia," ungkap Guru Seni SMA Negeri 2 Majene ini.
Mewakili masyarakat mandar, ia menyampaikan terima kasih kepada Wakil Presiden Maruf Amin bersama istri atas keinginannya mengenakan baju adat Mandar pada peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia (RI) ke-76.
"Ini adalah hasil geliat budaya yang selama ini kita perjuangkan bersama. Sudah ada branding. Kita patut berterima kasih untuk Wapres," pungkasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pariwisata Sulbar Farid Wajdi menyebut, ini menjadi promosi kearifan lokal Sulbar.
"Kearifan lokal kita akan terangkat melalui promosi itu,"kata Farid, Senin (9/8/2021).
Lanjutnya, seluruh Indonesia akan tahu di Sulbar memiliki kebudayaan lokal.