Launching Tribun Sulbar

ABM Minta Pemerintah Pusat Prioritaskan Sulbar untuk Percepat Pemulihan Pascagempa

Sehingga membangun kembali sulbar di tengah pandemi, lanjut ABM, tak semudah membalikkan telapak tangan

Penulis: Habluddin Hambali | Editor: Ilham Mulyawan
ist
e-Flyer launching Tribun-Sulbar.com 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar (ABM) meminta pemerintah pusat memprioritaskan anggaran, untuk pemulihan Sulawesi Barat, pascagempa besar 6,2 Skala Richter (SR) 15 Januari 2021 lalu.

ABM menyampaikan hal itu saat tampil sebagai pembicara pada Talkshow Launching Tribun-Sulbar.com via Zoom, Kamis (29/7/2021).

Baca juga: Raja Mamuju, Andi Bau Akram Dai Berharap Tribun Sulbar Bantu Lestarikan Budaya

Baca juga: Kehadiran Tribun-Sulbar.com Adalah Bentuk Kontribusi Tribun Network untuk Pembangunan Sulbar

Dalam penjelasannya, ABM menyebutkan masyarakat di Sulbar mengalami bencana berturut-turut tahun ini.

Belum berakhir pandemi Covid-19, mereka langsung dihantam bencana alam gempa bumi 6,2 magnitudo pada 15 Januari lalu.

Sehingga membangun kembali sulbar di tengah pandemi, lanjut ABM, tak semudah membalikkan telapak tangan.

"Kita bukan Satria Baja Hitam yang bisa langsung mengembalikan keadaan seperti semula," ungkapnya.

Mantan Bupati Polewali Mandar itu juga meminta pemerintah pusat memperbanyak bantuan ke Sulbar.

Dia menilai, selama ini anggaran pembangunan infrastruktur jalan maupun jembatan lebih banyak diberikan kepada daerah lain.

Padahal, Sulbar membutuhkan pemulihan secepatnya.

Ia berharap, pemerintah pusat memprioritaskan Sulbar.

Meski demikian, dengan keterbatasan anggaran, lanjut ABM, Pemprov Sulbar masih bisa memberi bantuan sosial untuk masyarakat sulbar yang membutuhkan.

"Mulai penyaluran bantuan lewat program Mandiri Cerdas Sehat (Marasa), hingga bantuan sembako kepada masyarakat. Kita ingin semua menyemangati Sulbar dalam menghadapi dua bencana sekaligus pandemi dan gempa," terangnya. (*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved