Gempa Mamasa
Pelayanan di Puskesmas Mamasa Kembali Normal Usai Gempa 5,3 SR
Terkait antisipasi jika terjadi gempa susulan, Kepala Puskesmas Mamasa Yusuf Pualillin mengaku telah menyediakan tempat darurat di luar ruangan.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/suasana-ruang-perawat-di-Puskesmas-Mamasa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Pelayanan di Puskesmas Mamasa Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar), kembali berjalan normal.
Sebelumnya Mamasa diguncang gempa bumi 5,3 SR.
pelayanan di Puskesmas Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, kembali berjalan normal.
Baca juga: 12 Jam Pascagempa, Warga Desa Buntubuda Mamasa Dirikan Tenda di Halaman Rumah
Baca juga: Cerita Warga Mamasa Saat Terjadi Gempa Bumi Magnitudo 5,3 Dini Hari
Puskesmas Mamasa, berada di Jl Demmatande, Kelurahan Mamasa.
Sebelumnya, peristiwa gempa 5,3 SR mengguncang wilayah Mamasa Kamis (22/7/2021) dini hari.
Sejumlah pasien terpaksa dilarikan ke luar gedung.
Ada tiga pasien dilarikan ke luar gedung.
Tujuannya menghindari reruntuhan bangunan jika terjadi gempa susulan.
Namun sejak pagi kemarin, pasien kembali dirawat di ruang perawatan.
Hingga saat ini, getaran gempa berkekuatan kecil masih sering dirasakan.
Dari pantauan Tribun-Sulbar.com, pelayanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Mamasa, sudah kembali dibuka, Jumat (22/7/2021) siang.
Dari informasi salah seorang petugas kesehatan di PKM Mamasa, ada satu pasien tengah menjalani perawatan di ruang perawatan.
Tetapi di ruang poli klinik, terlihat sepi.
Hanya ada beberapa petugas kesehatan sedang berjaga.
Kepala Puskesmas Mamasa, Yusuf Pualillin, mengatakan, pelayanan di Puskemas berjalan seperti biasa.
Hanya saja, sejak pandemi, pelayanan di Puskesmas Mamasa sering terlihat sepi.
"Kalau pelayanan tetap buka, tetapi memang sepi, apalagi jam begini, sudah jam istirahat," katanya via telepon.
Terkait antisipasi jika terjadi gempa susulan, Yusuf Pualillin, mengaku telah menyediakan tempat darurat di luar ruangan.
"Ada gerai vaksin di halaman, kalau gempa itu jadi tempat alternatif. Kita tidak punya tenda darurat yang bagus jadi itu yang dimanfaatkan," pungkasnya.
Dari pantau Tribun-Sulbar.com, gerai vaksin di Puskemas Mamasa, terlihat memadai jadi tempat perawatan.