Breaking News:

Begini Modus Pelaku Pembajakan WhatsApp Menurut Unit Siber Polda Sulbar

Menurut laporan, akun WhatsApp Usman diambil alih seseorang tak dikenal, lalu digunakan untuk mengirimkan pesan berantai meminta pulsa hingga uang

ist
Logo WhatsApp 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Habluddin

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Belakangan, isu peretasan aplikasi pengiriman pesan WhatsApp menjadi bahan perbincangan hangat.

Keramaian ini bermula dari akun WhatsApp milik Wakil Ketua DPRD Sulbar Usman Suhuriah yang diduga diretas.

Baca juga: Cara Amankan Akun WhatsApp Agar Tidak Mudah Dibajak Orang Lain

Baca juga: WhatsApp Wakil Ketua DPRD Sulbar, Usman Suhuriah Diretas: Pelaku Minta Uang & Pulsa

Menurut laporan, akun WhatsApp Usman diambil alih oleh seseorang tak dikenal, lalu digunakan untuk mengirimkan pesan berantai meminta pulsa sampai uang.

Bukan hanya Usman, banyak pengguna WhatsApp lainnya juga mengalami hal serupa.

Lantas, bagaimana sebenarnya sebuah akun WhatsApp bisa diretas?

Kanit Siber Polda Sulbar Kompol Aditya Cahya menjelaskan modus pelaku melakukan aksinya, setelah berhasil mengambil alih WhatsApp korbannya.

Pelaku akan sengaja masuk ke akun WhatsApp menggunakan nomor WhatsApp calon korban.

"Setelah memasukkan nomor, WhatsApp akan mengirim kode OTP yang terdiri dari enam digit atau tautan verifikasi melalui SMS ke nomor calon korban," jelasnya.

Jika tautan verifikasi tersebut diklik, maka akun WhatsApp secara otomatis akan berpindah tangan ke pelaku peretasan.

Halaman
12
Penulis: Habluddin Hambali
Editor: Ilham Mulyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved