Majene
VIDEO: Kondisi Jembatan Desa Tallambalao Majene Butuh Perhatian
Pantauan Tribun-Sulbar.com, tiang pancang pada sisi timur jembatan sudah rusak. Akibatnya jembatan miring.
Penulis: Nurhadi Hasbi | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kondisi-Jembatan-Sungai-Tallambalao-Mejene.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Jembatan Desa Tallambalao, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) butuh perhatian.
Jembatan ini menghubungkan empat dusun di Desa Tallamabalo.
Ialah Dusun Pangaleroang, Dusun Pa'dangan, Dusun Batusambua dan Dusun Ratte Bila.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, tiang pancang pada sisi timur jembatan sudah rusak.
Akibarnya jembatan miring.
Bahkan nyaris terputus karena opritnya rusak.
Oprit adalah segmen jalan menghubungkan jalan raya dengan jembatan
Terdapat lubang menganga.
Menurut salah seorang warga, Muh Alwi, kondisi tersebut sudah puluhan tahun dan tidak pernah dibenahi.
Kurang lebih 1.200 jiwa penduduk desa pemekaran Desa Seppong mengakses jembatan ini.
Beberapa tiang beton dan sandaran baja jembatan sudah tidak ada.
Tiang dan sandaran tersisa terlihat rapuh.
Jembatan ini sekitar 300 meter dari kantor Desa Tallambalao ke arah timur.
Jembatan sekaligus batas antara Dusun Pangaleroang dan Dusun Batusambua (ibukota Desa Tallambalao).
Penulis adalah salah satu warga Dusun Pangaleroang, Desa Tallambalao.
Jembatan itu rusak sejak penulis duduk di bangku kelas enam sekolah dasar.
Tiang pancang tengahnya pernah hilang terbawa derasnya air sungai.
Tapi sudah diperbaiki.
Kemudian tahun 2008 lalu, jembatan pernah tak dapat dilalui.
Terputus akibat luapa air sungai.
Tapi, diperbaiki menggunakan anggaran pemerintah Desa Tallambalao.(*).