Idul Adha 2020
Unik, Warga Desa Onang Majene Takbiran di Laut Sambut Hari Raya Idul Adha 1442 H
"Ini rutin dilakulan menjelang Idul Adha. Ini semacam festival katinting. Bentuk kesyukuran dan bahagia warga Desa Onang jelang hari raya," ujar Akbar
Penulis: Nasiha | Editor: Hasrul Rusdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Warga-Desa-Onang-menyambut-Hari-Raya-Kurban-dengan-takbiran-di-tengah-laut.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Beragam tradisi dilakukan warga menyambut Hari Raya Idul Adha 1442 H.
Contohnya warga di Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).
Warga Desa Onang menyambut Hari Raya Kurban dengan takbiran di tengah laut, Senin (19/7/2021).
Ratusan perahu katinting bertebaran di laut.
Baca juga: 104 Masjid di Mamasa Tidak Laksanakan Salat Ied, Masuk Zona Oranye
Di perahu katinting terpasang bendera persegi panjang bewarna biru putih.
Bendera itu adalah atribut Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Majene.
Warga juga memasang bendera merah putih di pucuk tiang layar perahu.
Dipandu satu unit perahu besar.
Baca juga: Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi Kurban Satu Sapi dan Dua Kambing
Baca juga: 104 Masjid di Mamasa Tidak Laksanakan Salat Ied, Masuk Zona Oranye
Ratusan perahu ini berkeliling di tengah laut sambil mengumandangkan takbir.
Semua kalangan ikut merayakan.
Mulai anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.
Uniknya, takbiran ini dilakukan hanya menjelang Hari Raya Idul Adha.
Ketua Panitia Muhammad Akbar (19) mengatakan ritual ini rutin dilakukan tiap tahun. Ini merupakan tradisi turun temurun sejak dulu.
"Ini rutin dilakulan menjelang Idul Adha. Ini semacam festival katinting. Bentuk kesyukuran dan kebahagia warga Desa Onang jelang hari raya kurban," ujar Akbar.
Meski diikuti ratusan perahu, warga tetap menerapkan protokol kesehatan dan menggunakan masker.
"Sebelum takbir dimulai, kami panitia membagikan masker untuk warga," ucap Akbar. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Misbah Sabaruddin