Dosen Unhas Kembangkan Microgreens, Sayuran Mungil Kaya Nutrisi Zaman Now
Sayuran microgreens memiliki kandungan zak bioaktif dan nutrisi penting, di antaranya vitamin A, C, E, K, betakaroten, mineral, dan antioksidan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Sayuran-microgreens.jpg)
Laporan Dosen Fakultas Pertanian Unhas, Ir Abdul Mollah Jaya SP MSi
Mungkin kita sering mendengar istilah urban lifestyle atau gaya hidup perkotaan.
Mereka yang hidup di perkotaan sering menghabiskan waktu di restoran, coffee baar atau warkop dan cafe milenial yang menjamur di sudut-sudut kota.
Masyarakat perkotaan saat ini semakin popular dengan gaya hidup sehat, aktif dan berdaya.
Menkonsumsi makanan sehat semakin tren dan menjadi pilihan banyak orang sebagai gaya hidup sehat kekinian.
Trend Sehat Dengan Sayuran Microgreens: inilah tagline dosen Universitas Hasanuddin (Unhas) yang sedang mengembangkan budidaya sayuran sehat dengan teknik microgreens.
Dengan bermodalkan talang-talang kecil Abdul Mollah Jaya bersama mahasiswanya dari Departemen Agronomi Fakultas Pertanian Unhas melakukan kegiatan budidaya microgreens brokoli.
Melalui pendanaan internal LPPM Unhas pada skim Penelitian Dosen Penasehat Akademik (PDPA) tahun 2021 ini, aktivitas riset yang dijalankannya menggunakan media organik yang mudah diperoleh dimana saja yakni cocopeat, rockwoll dan arang sekam dengan memberikan suplemen zat perangsang tumbuh alami berupa air ekstrak touge dan air kelapa.
Saat ini Sayuran microgreens semakin digemari banyak orang seiring berkembangnya tren makanan sehat, terutama masyarakat di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, termasuk Makassar.
Jenis sayuran ini ukurannya mungil dan sehat karena dipanen sangat muda dengan kisaran umur 7-21 hari, bahkan umumnya sudah bisa dipanen saat umur 7-14 hari.
Di kota Jakarta dan sekitarnya sudah sangat popular bahkan sudah banyak dijual di pasaran, sementara di Makassar belum begitu dikenal oleh masyarakat luas.
Kandungan gizi microgreens dipercaya lebih tinggi dibandingkan tanaman sayur berumur dewasa. Sayuran microgreens sangat mudah diolah untuk dijadikan menu makanan sehari-hari.
Misalnya: menambahkannya sebagai taburan untuk salad, sup, dan omelet.
Mencampurnya menjadi smoothies atau jus. Menggunakannya sebagai hiasan (garnish) di hidangan utama. Juga dapat ditambahkan ke dalam burger, sandwich, atau taco.
Sayuran microgreens juga dapat dimakan mentah, dan bahkan Sebagian besar orang mengatakannya lebih sehat. Microgreens brokoli, kol, selada sayuran yang lebih baik dimakan mentah.