Jembatan Rusak Mamasa
Viral dan Jadi Sorotan, Ternyata Ini Penyebab Jembatan Gantung Pamoseang Mamasa Rusak Parah
Dalam video berdurasi 2 menit 22 detik itu memperlihatkan siswi berhijab biru tua berbaju abu-abu dan rok hitam, memanjat tali pengait jembatan gantun
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Hasrul Rusdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kondis-jembatan-gantung-desa-pamoseng-mengalami-kerusakan-pasca-dihantam-banjir.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Jembatan gantung yang rusak di Desa Pamoseang, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) kini menjadi perhatian publik.
Hal ini setelah video aksi nekat yang dilakukan warga dengan memanjat di dinding jembatan tersebut untuk menyeberang sungai.
Dalam video tersebut terlihat siswa Sekolah Dasar (SD) bak spiderman menyebragi sungai di jembatan gantung yang rusak.
Baca juga: Jembatan Gantung Rusak, Siswa SD Bak Spiderman Seberangi Sungai, Kepala Dusun: Ada 150 Jiwa
Baca juga: Kadin Sulbar Deklarasi Dukung Arsjad Rasjid Jadi Ketua Umum Jelang Munas Kendari
Video aksi siswa SD tersebut diunggah di dinding facebook milik Yusufdmpasamboan, pada Rabu (22/6/2021).
Dalam video berdurasi 2 menit 22 detik itu memperlihatkan siswi berhijab biru tua berbaju abu-abu dan rok hitam, memanjat tali pengait jembatan gantung.
Wanita itu bergelantungan di dinding jembatan, di atas ketinggian kurang lebih 10 meter dari permukaan sungai.
Bahkan di waktu yang bersamaan, dalam video itu juga memperlihatkan beberapa warga menyeberangi arus sungai yang deras.
Tidak ada pilihan lain, aksi itu harus dilakukan lantaran akses jembatan yang menghubungkan tempat tinggal dan sekolahnya rusak.
Sementara jembatan itu satu-satunya akses masyarakat antar dusun.
Hal itu terpaksa dilakukan warga, karena lantai jembatan gantung sepanjang kurang lebih 50 meter dengan lebar 1,5 meter ini rusak.
Bahkan beberapa penyangga lantai terlepas, sehingga tak dapat dilalui warga.
Kerusakan ini disebabkan luapan Sungai Mambi pada akhir tahun 2020 lalu.
Kepala Desa Pamoseang, M. Sabir mengatakan, jembatan itu dibangun pada tahun 2013.
Baca juga: Jembatan Gantung Rusak, Siswa SD Bak Spiderman Seberangi Sungai, Kepala Dusun: Ada 150 Jiwa
Baca juga: Kadin Sulbar Deklarasi Dukung Arsjad Rasjid Jadi Ketua Umum Jelang Munas Kendari
Pembuangan jembatan itu dibiayai PNPM Mandiri, saat dirinya menjabat kepala desa pada periode pertama.
Namun pada november tahun 2020 lalu, sungai Mambi banjir hingga menyebabkan lantai jembatan terbawa arus.