Polwan Kawal Pelaksanaan Vaksinasi Lansia di Majene
Ada beberapa masyarakat belum sempat di vaksin dengan alasan hipertensi, alergi dan alasan yang sesuai dengan aturan medis.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Hasrul Rusdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Personil-Kepolisian-diturunkan-mengawal-pelaksanaan-vaksinasi-di-sejumlah.jpg)
TRIBUN-SULBAR. COM, MAJENE - Personil Kepolisian diturunkan mengawal pelaksanaan Vaksinasi Covid di sejumlah Puskesmas Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (8/6/2021).
Pemberian vaksin kali ini menyasar warga lanjut usia di sejumlah kecamatan se Kabupaten Majene.
"Kegiatan vaksin ini harus kita dukung bersama sebagai upaya terbaik penanganan Covid-19 demi pemulihan kondisi disemua lini, " ujar Kepala Bagian Operasional Polres Majene, AKP Ujang Saputra.
Baca juga: Ketua DPRD Sulbar Minta Masyarakat Ikut Awasi Penggunaan Dana Pinjaman PEN: Jumlahnya Ratusan Miliar
Baca juga: Dua Pasien Covid-19 Sembuh, Ini Upaya Satgas Cegah Penularan Covid-19 di Kabupaten Mamasa
Personil diturunkan mulai dari polisi laki laki hingga Polisi Wanita.
Mereka berjaga tidak jauh dari lokasi pelaksanaan pemberian vaksin.
Pengawalan diberikan seperti dilakukan di Puskesmas Totoli Kecamatan Banggae.
Tercatat ada 68 penerima vaksin dari kalangan lansia di Puskesmas itu.
Kemudian di aula Kantor Banggae Timur sebanyak 123 penerima vaksin
Kegiatan vaksinasi diterima dengan baik oleh masyarakat dan rela divaksin demi mendukung percepatan pemulihan kondisi di tengah ancaman pandemi Covid-19.
Baca juga: Ketua DPRD Sulbar Minta Masyarakat Ikut Awasi Penggunaan Dana Pinjaman PEN: Jumlahnya Ratusan Miliar
Baca juga: Formasi CPNS Sulbar dan 16 Formasi CPNS Kejaksaan RI Lulusan SMA - S2 & Ketentuan Umum CPNS 2021
Meskipun demikian, ada beberapa masyarakat belum sempat di vaksin dengan alasan hipertensi, alergi dan alasan yang sesuai dengan aturan medis.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut divaksin.
Vaksin ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh dari serangan penyakit, termasuk virus corona.
"Vaksin ini sangat aman dan halal bapak ibu, karena kami telah membuktikannya setelah di vaksin tahap 1 dan 2.
Yang terpenting vaksin ini akan menjadi anti body agar kebal dari ancaman setiap virus yang ada," ucapnya. (*)