Breaking News:

Penemuan Mortir

Sebelum Mortir Diledakkan Polisi, Warga Majene Korek & Pukul-pukul Mengira Besi

Menurut buruh pembuat batu merah itu awalnya menemukan benda berbahaya itu ketika sedang menggali tanah.

Tribun Timur / Hasan Basri
foto tim Gegana Brimob Polda Sulbar evakuasi benda diduga mortir yang ditemukan warga di Majene 

TRIBUN-SULBAR.COM,MAJENE - Kamaruddin (18) warga Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), temukan martir aktif, Senin (7/6/2021).

Martir aktif temuan warga Majene ini kemudian diledakkan polisi.

Menurut buruh pembuat batu merah itu awalnya menemukan benda berbahaya itu ketika sedang menggali tanah.

Pada saat itu, cangkul digunakan mengenai benda keras dalam tanah.

"Saya sementara cangkul. Tiba tiba langsung tertahan. Kemudian saya cek ternyata besi, " ujar Kamaruddin.

Karena tidak mengetahui jika benda itu adalah mortir.

Kamaruddin kemudian memindahkan benda itu dan melanjutkan pekerjaanya

Benda itu dikorek-korek dan dipukul-pukul untuk diambil besinya.

Mereka baru tahu jika benda ini berbahaya, setelah ada warga lain memberitahu.

Kapolres Majene AKBP Irawan Banuaji mengatakan, mortir ditemukan warga ternyata masih aktif.

Irawan kemudian menyayangkan karena benda sempat dikorek-korek dan dipukul-pukul.

Padahal benda itu sangat berbahaya.

Dan bisa mengancam nyawa seseorang jika meledak

"Itu bisa membahayakan nyawa dan menimbulkan kerugian materil," tegasnya.

Irawan Banuaji kembali mengingatkan kepada masyarakat siapapun mememukan benda asing berbentuk granat, jangan sentuh atau dipindahkan.

Warga harus melaporkan pada petugas terdekat karena benda seperti ini sangat berbahaya. 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved