Penemuan Mortir
Mortir Aktif Temuan Warga Majene Diledakkan Polisi Jadi Tontonan Masyarakat
Mortir ditemukan di tempat pembuatan batu merah. Saat Kamaruddin menggali tanah dengan cangkul.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Tim-Gegana-Brimob-Polda-Sulbar-amankan-lokasi-peledakan-benda-diduga-mortir.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM,MAJENE - Mortir temuan Kamaruddin (18) warga Kabupaten Majene Sulawesi Barat (Sulbar), ternyata masih aktif.
Mortir ditemukan di tempat pembuatan batu merah.
Saat Kamaruddin menggali tanah dengan cangkul.
Di daerah Lembang Kelurahan Lembang Kecamatan Banggae Timur sekitar pukul 14.30 wita, Senin (7/6/2021).
Tim Gegana Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar) mendapat laporan, bergegas ke lokasi dimaksud.
Dan langsung melakukan pengecekan sebelum mengambil tindakan lebih lanjut.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Majene AKBP Irawan Banuaji menyebut, mortir masih aktif.
Karena masih ada pemicu di ujung mortir.
Dan sesuai prosedur kata Irawan, dilakukan disposal.
Dan selanjutnya tim Jibom Den Gegana Sat Brimob Polda Sulbar menghancurkan bagian utama mortir
"Mortir ini dihancurkan sehingga bisa dinyatakan aman atau sudah tidak aktif, " ujarnya.
Ledakan terdengar cukup keras hingga beberapa kali.
Peledakan dilakukan disebuah tempat jauh dari pemukiman warga.
Proses peledakan sempat menjadi totonan warga.
Namun polisi meminta masyarakat mundur dan tidak mendekati lokasi peledakan.