Senin, 25 Mei 2026

Vaksin PMK

UPTD Kesehatan Hewan Kerahkan 5 Tim, Vaksinasi Ternak Sapi Cegah PMK di Polman

Mengingat mobilitas ternak meningkat menjelang hari raya, sehingga risiko penularan PMK juga semakin besar.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto UPTD Kesehatan Hewan Kerahkan 5 Tim, Vaksinasi Ternak Sapi Cegah PMK di Polman
Fahrun Ramli/Fahrun Ramli
DOSIS VAKSIN- Tim kesehatan hewan saat hendak memberikan vaksinasi pencegahan PMK di Kecamatan Binuang, Polman, Sulbar. Tim menyiapkan 3.200 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi hewan ternak sapi, Kamis (12/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • UPTD Puskeswan Polman menerjunkan lima tim vaksinasi untuk 3.200 ekor sapi, kambing, dan kerbau di tujuh kecamatan guna mencegah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Kamis (12/2/2026).
  • Vaksinasi diberikan gratis dan ditujukan bagi peternak yang sudah mendaftar, dengan jadwal disesuaikan kuota dan permintaan masing-masing kecamatan.
  • Kepala UPTD Puskeswan, drh Isnaniah Bagenda, mengimbau peternak memanfaatkan kesempatan ini, terutama menjelang mobilitas ternak meningkat pada hari besar keagamaan.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) menerjunkan lima tim vaksinasi hewan ternak sapi di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (12/2/2026).

Vaksinasi ini untuk cegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada Sapi dan Kerbau.

Lima tim ini menyasar tujuh kecamatan yakni Binuang, Wonomulyo, Matakali, Mapilli, Tapango, Campalagian dan Balanipa.

Baca juga: Kunci Jawaban Informatika Kelas 3 SD Halaman 35-36, Soal Evaluasi Perangkat dan Aplikasi Pesan

Baca juga: Kakek di Pasangkayu Bakar Motor Sendiri, Kesal Sudah Habiskan Rp7 Juta untuk Perbaikan

UPTD Puskeswan Polman menyiapkan 3.200 vaksin untuk 3.200 ekor ternak sapi, kambing maupun kerbau. 

Langkah ini untuk mengantisipasi penyebaran PMK pada sapi di wilayah Polman.

Menjelang mobilitas lalu lintas ternak sapi akan meningkatkan pada momen hari besar keagamaan.

"Ini sebagai langkah pencegahan menjelang beberapa bulan kedepan mobilitas lalu lintas hewan meningkat," kata kepala UPTD Puskeswan, drh Isnaniah Bagenda.

Dia menyampaikan kendala dihadapi saat ini lantaran tidak semua peternak merespon dengan baik vaksinasi PMK.

Lantaran berbagai alasan, seperti kurangnya pemahaman akan baha penyebaran PMK.

Isnania menyebut sasaran tim yakni spot vaksinasi untuk peternak yang memang sudah daftar sebelumnya

"Jadi dalam satu kecamatan tidak semua langsung di vaksin, tergantung permintaan peternak," ungkapnya.

Disebutkan stok vaksin ini baru datang dari pusat  yakni Kementerian Pertanian dikirim melalui Dinas Provinsi Sulbar.

Dia meminta agar peternak memanfaatkan kesempatan ini, karena vaksinasi sangat penting

Mengingat mobilitas ternak meningkat menjelang hari raya, sehingga risiko penularan PMK juga semakin besar.

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved