Sabtu, 11 April 2026

Rudapaksa IRT

BREAKING NEWS : Ibu Rumah Tangga di Pasangkayu Diduga Dirudapaksa Pria Bertopeng

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 Wita saat korban sedang beristirahat seorang diri di rumahnya.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto BREAKING NEWS : Ibu Rumah Tangga di Pasangkayu Diduga Dirudapaksa Pria Bertopeng
Taufan
DUGAAN PEMERKOSAAN-Anggota Kepolisan Polsek Baras saat melakukan olah TKP dugaan pemerkosaan di rumah korban di Dusun Trans Biai, Desa Lilimori, Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu, Minggu (15/2/2026). 


TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-  Seorang ibu rumah tangga berinisial SR (20), warga Kecamatan Bulutaba, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, melaporkan dugaan percobaan rudapaksa yang dialaminya ke Polsek Baras, Minggu (15/2/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 Wita saat korban sedang beristirahat seorang diri di rumahnya.

Berdasarkan keterangan korban kepada polisi, seorang pria bertopeng tiba-tiba masuk ke dalam rumah dan mencoba melakukan tindakan asusila.

Kanit Reskrim Polsek Baras, Ipda Muh Rusli, mengatakan korban sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya berhasil menyelamatkan diri dari terduga pelaku.

“Korban melawan dan berhasil menyelamatkan diri dari tindakan terduga pelaku,” kata Rusli kepada wartawan, Senin (16/2/2026).

Baca juga: Prediksi Awal Ramadan 1447 H, Hilal Masih Minus, Puasa Potensi Jatuh Kamis 19 Februari 2026

Baca juga: Waspada Angin kencang Hari Ini di Pesisir Banggae Majene dan Tapalang Barat Mamuju

Korban tidak dapat mengenali wajah pelaku karena yang bersangkutan mengenakan topeng saat masuk ke dalam kamar. Setelah menerima laporan awal, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Dari hasil pemeriksaan sementara, korban menyampaikan ciri-ciri terduga pelaku, yakni memiliki tinggi badan sekitar 155 sentimeter, berpostur kurus, mengenakan celana pendek hitam, serta menggunakan kalung berwarna putih.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

Korban direncanakan akan membuat laporan resmi setelah kondisi psikologisnya membaik, mengingat masih mengalami trauma pascakejadian.

Kapolres Pasangkayu AKBP Joko Kusumadinata melalui Kapolsek Baras IPTU Fantri Alfaisar menegaskan bahwa pihak kepolisian akan menangani perkara tersebut secara serius dan profesional.

“Kami akan mendalami kasus ini dan melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. (*)


Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved