Hari Amal Bhakti
Kemenag Pasangkayu Bersih-bersih Usai Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Tahun
Muhammad Hatta berharap Kemenag dapat menjadi contoh dalam menjaga kebersihan, sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kemenag-Pasangkayu-saat-membersihkan-sisa-sisa-sampah-dari-kegiatan-Hari-Amal-Bakti-ke-80-tahun.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kemenag Pasangkayu menggelar aksi bersih-bersih usai peringatan Hari Amal Bakti ke-80.
- Pembersihan difokuskan di pelataran Kantor Bupati dan Lapangan Merdeka Pasangkayu.
- Kegiatan ini menjadi bentuk tanggung jawab sekaligus teladan kepedulian lingkungan dan toleransi.
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasangkayu menggelar aksi bersih-bersih sampah yang berserakan di sejumlah titik, khususnya di pelataran Kantor Bupati Pasangkayu, usai pelaksanaan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80.
Pantauan Tribun-Sulbar.com di lokasi, Senin (5/1/2026), terlihat seluruh pegawai Kemenag Pasangkayu bahu-membahu membersihkan sisa-sisa sampah yang masih tertinggal.
Sampah tersebut tersebar di sepanjang jalan, area pelataran kantor bupati, hingga di dalam saluran got.
Baca juga: Kanwil Kemenag Sulbar Pusatkan Peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 di Pasangkayu
Para pegawai tampak menyisir area dengan penuh semangat.
Sampah-sampah yang terkumpul kemudian dimasukkan ke dalam karung, sebelum akhirnya dimuat menggunakan mobil milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasangkayu untuk dibawa ke tempat pembuangan.
Kepala Kemenag Pasangkayu, Muhammad Hatta, yang ditemui langsung di lokasi kegiatan, mengatakan aksi bersih-bersih ini merupakan bentuk tanggung jawab pihaknya setelah pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Amal Bakti.
“Kami membersihkan sisa-sisa sampah dari kegiatan Hari Amal Bakti yang dilaksanakan dua hari lalu. Beberapa titik yang menjadi fokus pembersihan, di antaranya pelataran Kantor Bupati Pasangkayu dan Lapangan Merdeka Pasangkayu,” ujar Muhammad Hatta.
Ia menjelaskan, selain sisa-sisa perlengkapan kegiatan, seluruh sampah yang dihasilkan selama rangkaian acara turut dibersihkan agar tidak mengganggu kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
“Kegiatan bersih-bersih ini sudah kami mulai sejak usai salat subuh. Titik awal pembersihan dimulai dari Lapangan Merdeka, kemudian berlanjut ke area pelataran kantor bupati,” jelasnya.
Diketahui, peringatan Hari Amal Bakti ke-80 tingkat Provinsi Sulawesi Barat dipusatkan di Kabupaten Pasangkayu.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejak 2 hingga 5 Januari 2026 dan dihadiri oleh sejumlah pemuka agama serta unsur masyarakat dari berbagai latar belakang di Pasangkayu.
Melalui kegiatan ini, Muhammad Hatta berharap Kemenag dapat menjadi contoh dalam menjaga kebersihan, sekaligus memperkuat nilai-nilai toleransi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Kami berharap Kemenag dapat terus menjadi teladan, tidak hanya dalam pelayanan keagamaan, tetapi juga dalam membangun toleransi, kebersamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan,” tutupnya.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan