Tarkam Pasangkayu Ricuh
Ketua PSSI Pasangkayu Tunggu Keputusan Komdis Usai Ricuh Final Bupati Cup IX
Ia menekankan, PSSI Pasangkayu akan bersikap tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran, baik dari unsur pemain maupun klub.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Suasana-kericuhan-yang-berlangsung-Final-turnamen-sepak-bola-Bupati-Cup-IX-Pasangkayu.jpg)
Ringkasan Berita:
- Ketua PSSI Pasangkayu tunggu keputusan Komdis PSSI terkait ricuh final Bupati Cup IX.
- Pemain Fauzan Admaja mengalami luka memar akibat pemukulan suporter.
- PSSI menegaskan akan memberi sanksi tegas bagi pemain atau klub yang terbukti melanggar.
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU - Ketua PSSI Pasangkayu, Rian Ramadhan, menanggapi insiden ricuh yang terjadi pada laga final Bupati Cup IX Pasangkayu di Stadion Ambo Djiwa, Kelurahan Pasangkayu, Kecamatan Pasangkayu, Kamis (11/12/2025).
Rian menegaskan, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI sebelum mengambil langkah lanjutan terkait peristiwa tersebut.
“Saya selaku Ketua PSSI Pasangkayu, yang pasti menunggu keputusan Komdis PSSI,” ujar Rian Ramadhan saat dikonfirmasi, Sabtu (13/12/2025).
Baca juga: Final Bupati Cup IX Pasangkayu Ricuh, Pemain Fauzan Admaja Luka Dihantam Suporter
Ia menekankan, PSSI Pasangkayu akan bersikap tegas terhadap siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran, baik dari unsur pemain maupun klub.
“Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran akan ditindak atau diberi sanksi. Klub maupun pemain akan diberikan sanksi tegas,” tegasnya.
Kericuhan terjadi usai pertandingan memasuki masa tambahan waktu babak kedua. Wasit memberikan tambahan waktu sembilan menit, namun hingga waktu tersebut dinilai telah terlampaui, pertandingan belum juga dihentikan.
Sejumlah pemain kemudian melakukan protes terhadap wasit.
Situasi memanas dan berujung adu mulut. Tak lama berselang, beberapa suporter masuk ke dalam lapangan hingga memicu kericuhan.
Dalam insiden tersebut, seorang pemain bernama Fauzan Admaja dilaporkan menjadi korban pemukulan oleh suporter dan mengalami luka memar di bagian wajah.
Rian menjelaskan, saat ini Komdis PSSI masih melakukan analisa dan pengumpulan bukti terkait kejadian tersebut sebelum menentukan sanksi.
“Kami menunggu keputusan Komdis PSSI. Setelah Komdis melakukan analisa dan pengumpulan bukti, berikutnya kami akan mengeluarkan sanksi,” pungkasnya.
Ia berharap kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar pelaksanaan turnamen sepak bola di Pasangkayu ke depan dapat berjalan aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan