Jumat, 22 Mei 2026

Mahasiswi Unima Manado Ditemukan Tewas di Kos, Diduga Korban Pelecehan Dosen

Dugaan itu muncul setelah beredarnya tulisan tangan korban yang berisi pengaduan dugaan tindak pelecehan kepada Dekan

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Mahasiswi Unima Manado Ditemukan Tewas di Kos, Diduga Korban Pelecehan Dosen
Tribun-Bali.com
Ilustrasi pelecehan. Seorang mahasiswi melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan ASN Pemkab Majene. 

Ringkasan Berita:
  • Evia Maria Mangolo (21), mahasiswi Unima, ditemukan meninggal di indekos Tomohon, Sulut, Selasa (30/12/2025).
  • Korban diduga menjadi korban pelecehan seksual oknum dosen berinisial DM; surat pengaduan korban ke Dekan FIPP jadi sorotan publik.
  • Jenazah Evia diautopsi setelah ditemukan lebam biru di tubuhnya; keluarga membatalkan rencana membawa pulang jenazah ke kampung halaman.

 

TRIBUN-SULBAR.COM- Evia Maria Mangolo (21), mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima), ditemukan meninggal dunia di indekosnya di Kelurahan Matani Satu, Tomohon Tengah, Sulawesi Utara, Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 08.00 Wita.

Korban diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dosen berinisial DM.

Dugaan itu muncul setelah beredarnya tulisan tangan korban yang berisi pengaduan dugaan tindak pelecehan kepada Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Unima.

Penemuan Mayat Korban

Penemuan Evia berawal dari laporan salah satu penghuni kos kepada pemilik indekos, YR. Saat tiba di lokasi, YR menemukan korban sudah tak bernyawa, kemudian melapor ke pihak kelurahan.

Baca juga: Tak Ada Kepastian Pengangkatan PPPK Paruh Waktu, 70 Nakes Puskesmas Topore Mamuju Berhenti

Baca juga: Alfamart di Makassar Dilalap Api Saat Pergantian Tahun Baru

 Polsek Tomohon Tengah bersama tim identifikasi Polres Tomohon langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Jenazah Evia sempat disemayamkan di rumah kerabatnya di Perumahan CBA Gold, Mapanget, Minahasa Utara.

Keluarga awalnya berencana membawa jenazah ke Ulu Siau, Kepulauan Sitaro, namun batal setelah ditemukan lebam biru di tubuh korban.

Akhirnya, jenazah diautopsi di RS Kandou Manado.

Ketsia, tante korban, menyebut ada tanda lebam di kaki, pinggang, dan paha atas Evia. “Dari situ lantas diputuskan untuk dilakukan otopsi,” katanya. Puluhan pelayat dari keluarga besar dan Ikatan Kekeluargaan Indonesia Sangihe Sitaro Talaud (IKISST) hadir di rumah duka.

Sosok Evia

Evia dikenal pendiam, rajin, dan pintar. Beberapa waktu lalu, ia mengunggah story menyentuh sebelum Natal, termasuk menyiapkan kado untuk sang ibu dan berbagi momen bersama adiknya.

Diduga Oknum Dosen Pelaku

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah dugaan keterlibatan oknum dosen FIPP Unima berinisial DM muncul.

Surat yang dikirim korban kepada Dekan FIPP disebut memuat kronologi perlakuan tak menyenangkan yang dialami Evia. 

Publik juga menyoroti rekam jejak DM, termasuk kesaksian alumni yang mengaku pernah diperlakukan tidak pantas.

Artikel Tayang di Tribunews.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved