Harga BBM
Daftar Harga BBM Terbaru di SPBU Usai Pertamina Naikkan Pertamax
Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/BBM-jenis-pertalite-sudah-habis-di-SPBU-Rangas-Majene-tersisa-hanya-dexlite-hingga-siang.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga jual BBM nonsubsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green yang berlaku mulai 10 Juni 2026.
Penyesuaian tersebut dilakukan setelah melalui evaluasi berkala dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, harga pasar keekonomian, serta koordinasi bersama pemerintah sebagai regulator.
Baca juga: Konsumsi Pertalite Naik 7 Persen Sejak Harga Pertamax Naik Pertamina Janji Stok Selalu Tersedia
Baca juga: Wamenaker Sebut Industri Tak Lagi Tanya Ijazah Tapi Kompetensi
Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.600/liter menjadi Rp16.650/liter.
Kemudian Pertamax Green 95 (RON 95) dari Rp12.900/liter menjadi Rp17.000/liter.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM nonsubsidi, merupakan bagian dari mekanisme yang berlaku untuk menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah dan telah melalui proses evaluasi berkala.
"Di saat yang sama, harga BBM subsidi yaitu Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar tetap Rp6.800 per liter sehingga masyarakat pengguna BBM subsidi tetap mendapatkan layanan dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth.
Roberth menambahkan, Pertamina Patra Niaga terus memastikan ketersediaan energi di seluruh wilayah Indonesia, baik untuk produk BBM subsidi maupun nonsubsidi, agar kebutuhan masyarakat dan sektor usaha dapat terpenuhi dengan baik.
“Pasokan seluruh produk BBM dalam kondisi aman. Pertamax dan Pertamax Green tetap tersedia di jaringan SPBU Pertamina, sementara Pertalite dan Biosolar subsidi juga terus disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berhak menerima,” lanjutnya.
Untuk wilayah Sulawesi, seluruh penyaluran BBM baik subsidi maupun nonsubsidi tetap berjalan normal.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan stok BBM dalam kondisi aman dan layanan di seluruh SPBU tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
Pertamina Patra Niaga juga terus berkomitmen menghadirkan produk BBM berkualitas yang dapat dipilih masyarakat sesuai kebutuhan dan spesifikasi kendaraan masing-masing.
Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina Patra Niaga maupun aplikasi MyPertamina.
Jamin Stok Pertalite
PT Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan BBM subsidi jenis Pertalite bagi masyarakat dalam kondisi cukup dan tersedia.
Distribusi Pertalite di seluruh jaringan SPBU terus berjalan normal sesuai penugasan pemerintah dengan dukungan sistem logistik, dan infrastruktur yang terintegrasi untuk menjaga pasokan di seluruh wilayah Indonesia.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan pengelolaan rantai pasok energi melalui dukungan infrastruktur terminal BBM, lembaga penyalur dan penyimpanan, armada distribusi, serta sistem monitoring yang terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan.
“Selain memastikan stok Pertalite dalam kondisi tersedia dan distribusi ke seluruh SPBU berjalan normal. Pertamina Patra Niaga juga terus melakukan pemantauan secara real-time terhadap kondisi stok dan penyaluran BBM di seluruh wilayah agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Roberth.
Roberth menjelaskan dengan dukungan jaringan infrastruktur energi yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, Pertamina dapat menjaga keandalan pasokan dan melakukan respons cepat apabila diperlukan penambahan pasokan di wilayah tertentu.
“Jika terdapat peningkatan kebutuhan di suatu wilayah, kami telah menyiapkan skema penguatan distribusi agar pasokan tetap terjaga,” lanjutnya.
Di wilayah Sulawesi, Pertamina Patra Niaga mencatat adanya peningkatan konsumsi Pertalite sekitar 5 hingga 7 persen pasca penyesuaian harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax.
Meski demikian, kondisi stok dan distribusi tetap dalam keadaan aman serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah operasional Regional Sulawesi.
Selain memastikan ketersediaan stok, Pertamina Patra Niaga juga menjalankan penyaluran BBM subsidi sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang ditetapkan pemerintah.
Harga BBM di SPBU
* Pertalite: Rp10.000 per liter (tetap)
* Biosolar: Rp6.800 per liter (tetap)
Daftar Harga BBM Retail Non Subsidi melalui SPBU per 10 Juni 2026
Pertamax Series
* Pertamax (RON 92): dari Rp12.600/liter menjadi Rp16.650/liter
* Pertamax Green 95 (RON 95): dari Rp12.900/liter menjadi Rp17.000/liter
* Pertamax Turbo (RON 98): Rp21.200/liter (tetap)
Dex Series
* Dexlite (CN 51): Rp23.500/liter (tetap)
* Pertamina Dex (CN 53): Rp25.350/liter (tetap). (*)
| Harga BBM Non-Subsidi Naik, BEM FH Unika: Pemerintah Jangan Berlindung di Balik Mekanisme Pasar! |
|
|---|
| Ketua PERMAHI Mamuju Soroti Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi, Minta Pengawasan Pertalite Diperketat |
|
|---|
| Harga Naik, Tak Ada Pengendara Isi BBM Pertamax di Sejumlah SPBU Mamuju Tengah |
|
|---|
| Update Harga BBM Rabu Rabu 10 Juni 2026, Harga Pertamax Naik |
|
|---|
| UPDATE Harga BBM di SPBU Seluruh Indonesia Per 1 Juni 2026, Harga 2 Produk Diesel Turun |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.