Minggu, 24 Mei 2026

Bapperida Sulbar

E-Learning Antikorupsi, Kepala Bapperida Sulbar Dorong SIPD Cegah Program Siluman

Amujib juga menyoroti stigma negatif terhadap pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto E-Learning Antikorupsi, Kepala Bapperida Sulbar Dorong SIPD Cegah Program Siluman
Dokumentasi Pemprov Sulbar/humas pemprov sulbar
ANTI KORUPSI - Diskusi E-Learning Seri ke-7 bertema “Membangun Budaya Anti Korupsi dalam Perencanaan Pembangunan Daerah” yang digelar secara daring, Jumat (22/5/2026). 

Dalam forum tersebut, Amujib turut mendorong penguatan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Menurutnya, sistem digital harus mampu mendeteksi dan menolak program atau kegiatan yang tidak pernah direncanakan sejak awal.

“Kalau sistem mampu mendeteksi sejak awal program yang tidak direncanakan, maka potensi munculnya kegiatan di luar perencanaan dapat dicegah secara otomatis,” jelasnya.

Amujib juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN).

Ia menilai dukungan terhadap Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) perlu menjadi perhatian pemerintah pusat agar ASN dapat bekerja profesional dan berintegritas.

“Pencegahan korupsi juga harus dibarengi dengan perhatian terhadap kesejahteraan ASN agar mereka dapat bekerja secara optimal dan profesional,” ungkapnya.

Sementara itu, narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Tri Budi Rochmanto, mengatakan pokir DPRD diperbolehkan dalam tahapan perencanaan pembangunan sesuai regulasi.

Namun, ia mengingatkan praktik yang tidak sesuai aturan dalam pelaksanaannya dapat memunculkan persepsi negatif di masyarakat.

Tri Budi juga menekankan pentingnya penguatan integritas, pengawasan, serta pemanfaatan sistem digital seperti SIPD guna mencegah munculnya program di luar dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Melalui forum E-Learning tersebut, Bapperida Sulbar menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola perencanaan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Langkah itu menjadi bagian dari dukungan terhadap visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mewujudkan Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.

(*)

Sumber: Tribun sulbar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved