BEGINI Kondisi Ibu di Desa Kopeang Mamuju Pasca Bersalin di Jalan Rusak
Ratna terpaksa menjalani proses persalinan, dengan kondisi seadanya di atas tanah berbatu karena mobil tak bisa tembus medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ibu-do-Tapalang-melahirkan-di-Jalan-rusak.jpg)
Ringkasan Berita:1. Ratna Najib dan bayinya dilaporkan dalam keadaan selamat dan sehat setelah menjalani proses persalinan darurat pada Selasa (24/3/2026).2. Kendaraan mobil hardtop yang membawa Ratna tidak mampu menembus medan jalan yang ekstrem (berbatu, berlubang, dan tanjakan terjal) menuju fasilitas kesehatan.3. Akibat guncangan kendaraan, kontraksi hebat terjadi hingga Ratna terpaksa melahirkan di atas tanah terbuka dengan peralatan seadanya, hanya dibantu warga menggunakan payung dan kain sarung.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Kondisi Ratna Najib, warga Desa Kopeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat yang terpaksa melahirkan di jalan rusak, Selasa (24/3/2026) dilaporkan dalam keadaan baik.
Begitupun bayi yang baru dilahirkannya.
Baca juga: Wanita di Desa Kopeang Mamuju Terpaksa Melahirkan di Jalan Rusak Mobil Tak Bisa Tembus Medan Berbatu
Baca juga: ODGJ Ngamuk Bacok Polisi Pakai Kapak Korban Luka Sobek Lengan Kiri
Ratna terpaksa menjalani proses persalinan, dengan kondisi seadanya di atas tanah berbatu karena kendaraan yang membawanya tak mampu menembus medan jalan yang ekstrem menuju pusat kota.
Kejadian bermula saat Ratna mulai merasakan kontraksi hebat.
Pihak keluarga segera berupaya membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat menggunakan mobil hardtop.
Namun, kondisi jalan yang hancur, dipenuhi lubang dalam, dan tanjakan terjal membuat kendaraan berguncang hebat.
Ratna yang makin terkontraksi akibat guncangan akhirnya melahirkan di jalan.
Keberaniannya menuai simpati luas dari masyarakat setempat.
"Ratna Najib betul-betul kuat. Saya menangis melihat perjuangannya yang luar biasa. Semoga ibu dan bayinya selalu diberikan kesehatan," Kata warga setempat, Wasti.
Warga Desa Kopeang berharap pemerintah Kabupaten Mamuju dan Provinsi Sulawesi Barat segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki akses jalan tersebut.
Mereka tidak ingin ada lagi ibu lain yang harus bertaruh nyawa di tengah jalan hanya untuk mendapatkan hak layanan kesehatan yang layak.
Tanpa Peralatan Medis Memadai
Saat proses persalinan di tengah jalan rusak, dengan peralatan seadanya dan dibantu warga serta kerabat yang berada di lokasi, Ratna akhirnya melahirkan bayinya di pinggir jalan yang terbuka, dikelilingi rimbunnya hutan dan debu jalanan.
Tanpa ranjang rumah sakit atau peralatan medis yang memadai, Ratna berjuang antara hidup dan mati.
Warga hanya bisa memberikan perlindungan seadanya dengan payung dan kain sarung untuk menutupi proses persalinan tersebut.
Wasti mengeluhkan kondisi infrastruktur di wilayahnya yang seolah terlupakan pemerintah.
Menurutnya, peristiwa ini bukan pertama kalinya warga menderita saat harus dievakuasi karena sakit. (*)
| 2 Terduga Pelaku Pengeroyokan Aktivis Vendetta di Mamuju Ditangkap |
|
|---|
| 3 Pemuda Curi Kelapa Milik Staf SMAN 1 Tapalang Mamuju Tak Jadi Diproses Hukum Usai Dimaafkan |
|
|---|
| Polisi Sebut Eks Ketua DPRD Mamuju Palsukan Laporan Makan Minum Catut Warung dan Toko Kelontong |
|
|---|
| Kurir Luka-luka Usai Jadi Korban Tabrak Lari di Tapalang Mamuju Pengendara CB500X Kabur dari TKP |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng Naik Rp3 Ribu Emak-emak di Mamuju Tengah Mengeluh |
|
|---|