Mudik Lebaran 2026
Gubernur Sulbar: Pelayanan Kesehatan Harus Responsif Selama Masa Mudik Lebaran 2026
Hal ini penting untuk mengantisipasi berbagai risiko kesehatan yang dapat terjadi selama perjalanan jauh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Gubernur-Sulbar-Suhardi-Duka-saat-memantau-arus-mudik-di-Terminal-Regional-Tipe-A-Simbuang-Mamuju.jpg)
Ringkasan Berita:
- Gubernur Sulawesi Barat meninjau langsung kesiapan arus mudik di Terminal Simbuang, Mamuju.
- Pemerintah menyiapkan layanan kesehatan, termasuk posko dan pemeriksaan bagi pemudik.
- Masyarakat diimbau menjaga kesehatan agar perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melakukan pemantauan langsung arus mudik di Terminal Simbuang, Mamuju, Selasa (17 Maret 2026) malam.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin kenyamanan, keselamatan, serta kesehatan masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Baca juga: Berkah Lebaran Idulfitri, Pedagang Anyaman Ketupat di Polman Raup Cuan Rp 500 Ribu
Baca juga: Puncak Mudik 2026, Tarif Tiket Bus di Terminal Simbuang Mamuju Naik Hingga 32 Persen
Dalam pemantauan tersebut, Gubernur didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim.
Pemantauan difokuskan pada kesiapan sarana transportasi, kelancaran arus penumpang, serta ketersediaan layanan pendukung, termasuk layanan kesehatan bagi para pemudik.
Hal ini penting untuk mengantisipasi berbagai risiko kesehatan yang dapat terjadi selama perjalanan jauh.
Kesiapan Layanan Kesehatan Jadi Prioritas
Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna mendukung kesehatan pemudik, di antaranya penyediaan posko kesehatan di titik-titik strategis, pelayanan pemeriksaan kesehatan, serta edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kondisi tubuh selama perjalanan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan kondisi kesehatan sebelum berangkat, beristirahat secara cukup selama perjalanan, serta memanfaatkan posko kesehatan yang telah disediakan,” ujarnya.
Selain itu, DKPPKB Sulbar juga terus mengedukasi masyarakat melalui berbagai media, termasuk kampanye “Mudik Sehat, Lebaran Nyaman Bersama”, yang berisi imbauan seperti melakukan cek kesehatan sebelum mudik, mengonsumsi makanan bergizi, mencuci tangan secara rutin, serta menghindari rokok selama perjalanan.
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa pelayanan publik, termasuk layanan kesehatan, harus tetap hadir dan responsif selama masa mudik.
Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat.
Melalui pemantauan ini, diharapkan arus mudik di Sulawesi Barat dapat berjalan lancar, aman, dan sehat, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idulfitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga. (*)
| Arus Mudik Mamuju 2026: 5.704 Penumpang Tiba dan 5.616 Berangkat dari Terminal Simbuang |
|
|---|
| Suplai 16 Ton Pertalite dan 8 Ton Solar di SPBU Desa Sarjo Aman Jelang Lebaran |
|
|---|
| Inilah Arti, Makna, dan Sejarah Mudik bagi Masyarakat Indonesia Setiap Jelang Hari Raya Idulfitri |
|
|---|
| Jelang Idulfitri 1447 H, SPBU Belawa Wajo Dipadati Pengendara Roda Dua Antre Isi BBM |
|
|---|
| Puncak Arus Mudik, 409 Penumpang Tiba di Pelabuhan Feri Mamuju, 94 Kendaraan |
|
|---|