Harga Telur Naik
Efek Program MBG, Harga Telur di Mamuju Kian Mahal
Di saat komoditas hortikultura mulai melandai, harga protein hewani seperti telur ayam ras justru masih tertahan di atas harga acuan pemerintah.
Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Telur-yang-dijual-di-Pasar-Baru-Mamuju-Selasa-1032026.jpg)
Tribun-Sulbar.com/Suandi
Kabar baik datang dari sektor hortikultura dan perikanan.
Kelompok cabai-cabaian terpantau stabil dan masih berada dalam rentang kendali pemerintah.
Cabai rawit merah bertahan di angka Rp 45 ribu per kg, sedangkan cabai merah besar tetap di posisi Rp 20 ribu per kg.
Penurunan harga yang cukup signifikan justru terlihat pada komoditas ikan segar.
Ikan kembung misalnya, mengalami koreksi harga sebesar 10 persen atau turun Rp 5 ribu, dari semula Rp 55 ribu menjadi Rp 50 ribu per kg. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi
Berita Terkait:#Harga Telur Naik
| Imbas MBG, Pedagang di Mamuju Keluhkan Harga Telur Sulit Turun |
|
|---|
| Harga Telur di Pasar Mamuju Melonjak Rp56 Per Rak, Pedagang Sebut Pasokan Kurang |
|
|---|
| Jelang Ramadan, Harga Telur di Pasar Lama Mamuju Naik |
|
|---|
| Jelang Ramadan, Harga Telur Ayam Ras di Mamasa Melonjak |
|
|---|
| Jelang Maulid, Harga Telur di Mamasa Meroket, Tembus Rp 53 Ribu Per Rak |
|
|---|