Berita Sulbar
Tarawih Perdana SDK Minta Warga Sulbar Perbaiki Kehidupan Selagi Diberi Kesempatan
SDK mengajak jemaah memanfaatkan Ramadan untuk memperbanyak amal dan tetap hidup sederhana meski berada dijabatan yang tinggi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/ceramah-sdk-di-Suada.jpg)
Ringkasan Berita:Ringkasan Ceramah SDK1. Syukur dan Refleksi Kematian: Mengingatkan jemaah untuk bersyukur masih diberi umur, sembari mengenang almarhum Wakil Gubernur Salim S. Mengga yang telah wafat.2. Siklus Kehidupan: * Bagi yang menjabat tinggi, diimbau tetap hidup sederhana.3. Bagi yang sedang di bawah, diminta tidak pesimis karena roda kehidupan terus berputar.4. Keseimbangan Sosial: Pentingnya saling membantu5. Pengendalian Diri
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menunaikan salat tarawih perdana di Masjid Suada, Mamuju, Rabu (18/2/2026) malam.
Ia hadir mengenakan baju putih, didampingi Sekda Sulbar Junda Maulana dan sejumlah pimpinan OPD, berada di saf depan bersama jemaah lain.
Di masjid, Suhardi Duka mengajak warga menyambut Ramadan dengan harapan, kegembiraan, dan optimisme. Menurutnya, bulan puasa menjadi momentum tepat untuk memperbaiki diri.
Baca juga: Hari Pertama Puasa Kantor Bupati Mamuju Sepi Nyaris Tak Ada Aktivitas
Baca juga: Puasa dan Kesehatan Mental: Cara Menenangkan Pikiran dan Mengelola Emosi Selama Ramadan
Ia mengingatkan, bagi yang masih diberi kesempatan bertemu Ramadan tahun ini, patut bersyukur. Sebab tak sedikit saudara atau kerabat yang tahun lalu masih bisa menunaikan salat tarawih bersama, kini telah dipanggil sang pencipta.
Gubernur Suhardi Duka lalu mengenang almarhum Wakil Gubernur Sulbar, Salim S Mengga, yang tahun lalu masih salat tarawih bersama.
"Itulah siklus kehidupan, ada yang hidup pasti ada yang mati. Kalau hari ini kita yang hidup, perbaikilah kehidupan kita ini," ucap Suhardi Duka.
Di atas mimbar, ia mengajak jemaah memanfaatkan Ramadan untuk memperbanyak amal dan tetap hidup sederhana meski berada dijabatan yang tinggi.
"Dan sekarang yang ada di bawah jangan pesimis, mungkin hari ini masih di bawah tapi besok atau lusa kamu akan menjadi yang di atas," jelasnya.
Perbaiki Hubungan Sesama
Suhardi Duka menambahkan, Ramadan juga menjadi momen untuk memperbaiki lingkungan dan hubungan dengan sesama.
"Kalau hari ini mungkin anda kuat bantu yang lemah, kalau hari ini lemah, support yang kuat agar terus terjadi siklus keseimbangan dalam kehidupan kita dimanapun kita berada," tuturnya.
Gubernur Suhardi Duka juga mengatakan, bulan puasa mengajarkan cara melawan hawa nafsu dan mengendalikan dorongan-dorongan hedonisme.
Ia menyebut, rasa kebersamaan menjadi kunci kemajuan daerah. Sulbar, menurutnya, dalam 10 tahun terakhir mengalami kemajuan, termasuk berkurangnya pengangguran.
Di kesempatan yang sama, Suhardi mengingatkan warga untuk selalu bersedekah selama Ramadan. "Bukan nilainya tapi nawaitunya," pungkasnya. (*)
| Pengangguran Sulbar Turun Jadi 2,93 Persen, 36.610 Tenaga Kerja Terserap, Mayoritas Lulusan SD |
|
|---|
| Founder Sulbar Digital Meninggal Dunia, Polisi Temukan Riwayat Penyakit Dalam |
|
|---|
| Bapenda Sulbar Mulai Sasar Pajak Alat Berat 5 Excavator di Tapalang Mamuju Sudah Didata |
|
|---|
| Gubernur SDK Sebut Pemerintah Abaikan HAM Jika Masih Biarkan Anak Tidak Bersekolah |
|
|---|
| Gubernur SDK Ingatkan OPD soal Risiko APBD, Jika Terlalu Lama Potensi Ditarik Kembali |
|
|---|