Mamuju
Siap Amankan Sekolah! Belasan Pelajar Mamuju Digembleng Jadi Duta Pemadam Kebakaran
Para siswa yang mengikuti pelatihan ini diproyeksikan untuk memiliki peran lebih di lingkungan sekolah mereka .
Penulis: Suandi | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/fsadq.jpg)
Ringkasan Berita:
- Belasan siswa SD dan SMP di Mamuju mengikuti pelatihan intensif pemadaman kebakaran di Markas Damkar Mamuju, Rabu (4/2/2026).
- Para siswa mendapat materi pengenalan alat pemadam hingga praktik langsung simulasi basah menggunakan selang bertekanan tinggi.
- Kegiatan ini bertujuan membekali mitigasi bencana sekaligus menyiapkan siswa sebagai calon Duta Pemadam Kebakaran di sekolah masing-masing.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Belasan siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Mamuju mengikuti pelatihan intensif pemadaman kebakaran di Markas Damkar Mamuju, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Binanga, Sulawesi Barat, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan edukasi ini bertujuan membekali generasi muda dengan pengetahuan mitigasi bencana sekaligus mempersiapkan mereka menjadi calon Duta Pemadam Kebakaran.
Pelatihan dimulai pada pagi hari di area Markas Damkar.
Baca juga: BREAKING NEWS : Bocah Usia 5 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Penampungan Air Persawahan Polman
Baca juga: Pensiunan Polisi di Mamuju Jadi Korban Tabrak Lari Usai Salat Subuh, Meninggal Dunia di RSUD
Para siswa diberikan materi pengenalan alat-alat pemadam secara mendalam.
Petugas mendemonstrasikan fungsi dari berbagai peralatan teknis, mulai dari fire hose (selang), berbagai jenis nozzle (pipa pemancar), hingga alat pelindung diri yang digunakan petugas saat bertarung melawan api.
Kabid Damkar Mamuju, Randi, menjelaskan pengenalan alat merupakan fondasi penting agar para siswa memahami prosedur keamanan sebelum terjun ke simulasi fisik.
"Pagi hari ini kami menerima kunjungan dari beberapa sekolah SD dan SMP terkait pelatihan pemadam kebakaran. Edukasi dimulai dari pengenalan alat-alat pemadam dan bagaimana cara penggunaannya secara tepat," ujar Randi.
Usai mendapatkan materi teori dan simulasi kering di markas, para siswa kemudian dikerahkan menuju area terbuka di landscape Manakarra Tower.
Para siswa dimobilisasi menggunakan mobil unit pemadam kebakaran yang melintasi jalur kota sejauh 100 meter menuju lokasi simulasi.
Di lokasi tersebut, para siswa mempraktikkan "simulasi basah".
Secara berkelompok, mereka belajar memegang selang bertekanan tinggi.
Suasana menjadi intens saat mesin pompa mulai mengalirkan air deras.
Para siswa tampak berjibaku menjaga keseimbangan tubuh dan koordinasi tangan saat pancaran air menyembur kuat dari nozzle untuk memadamkan titik yang ditentukan.
Petugas Damkar mendampingi di setiap sisi untuk memastikan tekanan air tidak membahayakan para siswa, sembari sesekali memberikan instruksi arah pancaran air.
Menurut Randi, kegiatan ini memiliki misi khusus.
Para siswa yang mengikuti pelatihan ini diproyeksikan untuk memiliki peran lebih di lingkungan sekolah mereka masing-masing.
"Menurut informasi, adik-adik ini nantinya akan dijadikan sebagai Duta Pemadam Kebakaran," tambah Randi.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi
| Gubernur Sulbar Lepas Persimaju ke Liga 4 Piala Presiden 2026, Target Tampil Membanggakan |
|
|---|
| Harga Ganti Oli Mesin di Mamuju Tengah Naik Rp10 Ribu |
|
|---|
| Pasokan Melimpah, Harga Ikan Segar di Mamuju Justru Turun Jelang Idul Adha |
|
|---|
| Emak-Emak di Mamuju Tengah Serbu Pasar Murah, Beras, Telur dan Minyak Goreng Paling Diincar |
|
|---|
| Buaya 2,7 Meter Muncul di Permukiman Warga Mamuju Tengah, Sempat Melawan Saat Dievakuasi |
|
|---|