Kedapatan Berdua di Ruang Kampus Larut Malam Oknum Mahasiswa Diduga Ancam Dosen Pakai Parang
Teguran tersebut justru memicu emosi pelaku, yang kemudian mengancam staf dosen dengan sebilah parang kepada korban
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/kasus-pengancaman-pakai-parang.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Seorang oknum mahasiswa di Mamuju, Sulawesi Barat diduga mengancam dosen menggunakan sebilah parang pada Sabtu (27/9/2025) malam.
Peristiwa bermula ketika mahasiswa tersebut ditegur oleh staf dosen karena kedapatan masih berada di dalam ruangan kampus bersama pacarnya hingga larut malam.
Teguran tersebut justru memicu emosi pelaku, yang kemudian mengancam staf dosen dengan sebilah parang.
Personel Polsek Mamuju bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kasus pengancaman tersebut.
Baca juga: Gubernur Sulbar Bawa Pulang Rp1,04 Triliun untuk Bangun Sekolah Rakyat Hingga Pengadaan Alkes
Baca juga: Bukan Dimarahi, Ini 5 Kunci Ciptakan Anak Nurut Sekaligus Mandiri Sejak Dini, Dijamin Anti Drama
Wakapolsek Mamuju Ipda Iswandi Ahmad membenarkan adanya kejadian tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya telah mendatangi lokasi serta mengamankan situasi.
“Kami langsung turun ke TKP setelah mendapat laporan. Kejadian ini sangat disayangkan karena menyangkut dunia pendidikan. Kasus ini akan ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi serta mendalami motif pelaku.
"Barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan dalam pengancaman telah diamankan," ujarnya menambahkan. (*)
| Polisi Selidiki Kasus Dugaan Hipnotis di Desa Paraili Mamuju Tengah, Korban kehilangan Rp15 Juta |
|
|---|
| Urai Kemacetan di SPBU Kali Mamuju Polisi Minta Sopir Truk Antre Solar di SPBU Lain |
|
|---|
| Pria di Mamuju Tengah Lapor Polisi Kehilangan Rp15 Juta Diduga Hipnotis Modus Pelaku Cek Kesehatan |
|
|---|
| IRT di Mamuju Keluhkan Kelangkaan Gas Tidak Bisa Masak |
|
|---|
| Ngaku Petugas Sensus dan Periksa Kesehatan Gratis, 2 Wanita Kuras Uang Rp 15 Juta Warga Topoyo |
|
|---|