Senin, 15 Juni 2026

Harga Pertamax Naik

Gara-gara Harga Naik BBM Pertamax di SPBU Benteng Mateng Sepi Pembeli

Jalur dispenser Pertamax tampak sepi tanpa antrean kendaraan sama sekali, Padahal sebelum harga naik, pembeli Pertamax di SPBU ini ada

Tayang:
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Gara-gara Harga Naik BBM Pertamax di SPBU Benteng Mateng Sepi Pembeli
Tribun-Sulbar.com/Sandi Anugrah
JALUR PERTAMAX KOSONG - Tidak Ada kendaraan antre di jalur Pertamax di SPBU Benteng, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Minggu (14/6/2026). (Sandi/Tribunsulbar) 

 

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH — Pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax, suasana berbeda terlihat di SPBU Benteng, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat. 

Jalur dispenser Pertamax tampak sepi tanpa antrean kendaraan sama sekali, Padahal sebelum harga naik, pembeli Pertamax di SPBU ini ada, walau tak sebanyak Pertalite. 

Baca juga: Rumah di Mapilli Polman Terbakar Pemilik Luka Bakar Punggung dan Lengan, Diduga Korsleting Listrik

Baca juga: BERITA FOTO: Jalur Topoyo - Karossa Mamuju Tengah Rusak dan Tergenang Bak Kubangan Kerbau

Tetapi berdasarkan pantauan Minggu (14/6/2026), tidak satu pun kendaraan terlihat mengantre di jalur Pertamax

Situasi berbanding terbalik dengan jalur Pertalite dan Solar yang justru dipadati kendaraan antre panjang, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk logistik.

Seorang pengendara motor, Arman (28), mengaku menggunakan BBM subsidi jenis Pertalite dikarenakan harganya relatif terjangkau.

"Daripada isi Pertamax, mending isi Pertalite soalnya selisih harganya lumayan," ujarnya saat mengantre di SPBU Benteng Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Minggu (14/6/2026).

Hal senada disampaikan Pengemudi truk logistik, Dadang (42), juga mengeluhkan dampak kenaikan harga terhadap biaya operasional BBM non subsidi.

"Tidak punya pilihan, Solar tetap kami pakai karena tidak ada alternatif. Tapi kalau Dexlite, jelas biayanya mencekik," keluhnya.

Petugas SPBU Benteng yang enggan disebutkan namanya, membenarkan bahwa sejak kenaikan harga diberlakukan, animo masyarakat terhadap Pertamax menurun drastis.

Dulu per hari bisa belasan mobil dan motor yang isi Pertamax

Sekarang paling hanya satu atau dua, itu pun mobil dinas atau kendaraan pribadi yang memang membutuhkan oktan tinggi. 

"Sebagian besar beralih ke Pertalite," katanya.

Adapun harga Pertamax saat ini, dari Rp12.600 per liter naik menjadi Rp16.650 per liter.

Dexlite, dari sebelumnya Rp26.600 per liter turun menjadi Rp23.650 per liter.

Sementara Pertalite masih tetap harga Rp10.000 begitupun bio solar Rp6.800 perliter.(*)

Laporan wartawan Tribun Sulbar, Sandi Anugrah 

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
Live
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
VS
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved