Pemkab Mateng
Bupati Arsal Dorong Ekonomi Masyarakat Pesisir Mateng Lewat Program Kampung Budidaya Ikan
Ia menjelaskan, program kampung budidaya ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/BUDIDYA-IKAN.jpg)
Ringkasan Berita:
- Program kampung budidaya didanai melalui APBD.
- Ia menjelaskan sumber dana program kampung budidaya berasal dari APBD.
- Pendanaan kampung budidaya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, secara resmi mengembangkan sektor budidaya perikanan sebagai penopang ekonomi masyarakat pesisir.
Langkah ini diwujudkan dengan peresmian Kampung Budidaya Ikan Bandeng di Dusun Anggaleha Pantai, Desa Lara, Kecamatan Karossa.
Kegiatan peresmian ditandai dengan penebaran ribuan benih ikan, berupa benih ikan nila di sungai dan benih ikan bandeng di tambak milik masyarakat.
Baca juga: Abrasi Pantai, Ratusan Kuburan di TPU Desa Sarjo Pasangkayu Hilang
Baca juga: 426 Penerima BLTS Rp 900 di Polman Terindikasi Judol Ajukan Sanggahan
Bupati Mateng, Arsal Aras menyatakan, program ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung masyarakat pesisir dan pengelola tambak.
"Ini adalah komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung masyarakat, khususnya kelompok-kelompok perikanan tambak," ujar Arsal ditemui di Kantornya, Jl Tammauni Pue Ballung, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Mateng, Selasa (16/12/2025).
Ia menjelaskan, program kampung budidaya ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Selain itu, Pemkab Mateng juga aktif mendorong alokasi anggaran dari pemerintah pusat untuk memperkuat sektor perikanan.
Arsal turut mengapresiasi capaian Dinas Perikanan Mateng yang berhasil mendapatkan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk pembangunan kampung nelayan di Desa Babana, Kecamatan Budong-Budong.
"Alhamdulillah, progres pembangunan kampung nelayan di Desa Babana saat ini telah mencapai sekitar 60 persen," ungkapnya.
Ia berharap keberadaan pemerintah dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai sektor, termasuk perikanan, pertanian, perkebunan, dan peternakan.
Hal senada disampaikan, Sekertaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mateng, I Made Kardiana.
Ia menjelaskan, DKP Mamuju Tengah menyalurkan dua jenis bibit ikan ke kelompok pembudidaya ikan.
Jenis bibit disalurkan yakni bibit ikan air tawar nila dan bibit ikan bandeng.
"Total sekitar 500 ribu ekor bibit ikan air tawar sementara bibit bandeng sekitar seribu ekor," jelasnya.
Bibit ikan ini disebar ke beberapa kelompok pembudidaya ikan. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah
| Sekda Mamuju Tengah Tandatangani Maklumat HAM dalam Kunjungan Wamen HAM RI |
|
|---|
| Disdikbud Mamuju Tengah Siapkan Rekomendasi Khusus bagi Sekolah di Bawah Standar |
|
|---|
| Peringkat 1 di Sulbar, Mamuju Tengah Lampaui 5 Kabupaten dalam Capaian LPPD, Masuk Top 100 Nasional |
|
|---|
| Pemkab Mamuju Tengah Ikuti Bimtek PPID, Tingkatkan Kapasitas Layanan Informasi Publik |
|
|---|
| Hari Otonomi Daerah 2026, Sekda Mateng Dorong Pemerataan Pembangunan Daerah |
|
|---|