Selasa, 21 April 2026

Jangan Asal Posting, Ini 7 Tips Agar Kontenmu Banyak yang Like dan Nonton

Melihat fenomena ini, pengelola akun, baik pribadi maupun instansi, dituntut lebih cermat dalam membuat konten.

Tayang:
Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Jangan Asal Posting, Ini 7 Tips Agar Kontenmu Banyak yang Like dan Nonton
AI Gemini
ILUSTRAI AI- Ibu-ibu sedang membuat konten lewat Facebook. 

TRIBUN-SULBAR.COM - Di era serba digital, media sosial bukan lagi sekadar tempat berbagi foto pribadi, melainkan alat komunikasi paling efektif, bahkan wajib dimiliki instansi pemerintah.

Namun, tantangan terbesarnya: bagaimana membuat konten yang tidak hanya dilihat, tetapi juga ramai interaksi, like, dan share?

Banyak orang mengunggah konten dengan niat baik, entah menyampaikan informasi, mencari cuan, atau sekadar eksistensi. 

Baca juga: Dua Anggota DPRD Takalar Jadi Tersangka, Terseret Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Sapi dan Solar

Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Karyawan Kafe di Pasangkayu Sempat Minta di Bawa ke RS

Sayangnya, tak sedikit konten yang justru 'gagal': sepi komentar dan tidak dibagikan. 

Lebih parah, ada konten malah menjadi bumerang karena melanggar kode etik hingga Undang-Undang ITE.

Melihat fenomena ini, pengelola akun, baik pribadi maupun instansi, dituntut lebih cermat dalam membuat konten.

Engagement Adalah Kunci Utama

Menurut Alif Al Syahban, Humas Kementerian Pertanian, keberhasilan sebuah konten tidak hanya diukur dari jumlah penayangan (views), tetapi dari seberapa besar interaksi (engagement) yang tercipta.

“Engagement adalah kunci. Konten yang baik mampu membangun percakapan dan menumbuhkan kedekatan antara kita dan masyarakat,” tutur Alif.

Hal senada disampaikan Humas Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP-KKSS). 

Ia tak menampik jika media sosial kini sering disalahgunakan sebagai wadah untuk menyebarkan kebencian (hate speech).

"Padahal, hakikatnya media sosial diciptakan untuk mempererat silaturahmi, berbagi informasi, dan menebarkan hal-hal positif. Jangan sampai lupa fungsi mulia itu, hingga menjadikan media sosial sebagai arena adu emosi dan saling menjatuhkan," tegasnya.

Agar pesan tersampaikan dengan tepat dan akun Anda banjir interaksi, berikut 7 Tips dan Trik Jitu Mengelola Konten di Media Sosial:

7  Tips Jitu Bikin Konten Ramai Intrakasi 

1.Kenali Audiensmu Pahami siapa pengikut Anda: 

usia, minat, dan kebiasaan mereka. Konten untuk anak muda jelas berbeda dengan konten untuk petani atau pelaku usaha.

Dengan mengenal audiens, pesan bisa disampaikan dengan gaya yang lebih tepat dan menarik.

2.Gunakan Visual yang Kuat Konten visual seperti foto, infografis, dan video singkat lebih mudah menarik perhatian. 

3. Visual adalah pintu pertama. Pastikan desain menarik, warna selaras, dan pesan tersampaikan dengan jelas.

4. Tulis Caption yang Mengajak Gunakan kalimat yang ringan, menginspirasi, dan mengundang respons. Ajukan pertanyaan, buat polling, atau minta pendapat audiens. Kalimat sederhana seperti ‘Kalau kamu, pilih yang mana?’ bisa meningkatkan komentar hingga beberapa kali lipat.

5. Konsisten dalam Unggahan Konsistensi membangun kepercayaan. Tentukan jadwal posting rutin, misalnya setiap Senin, Rabu, dan Jumat, agar audiens terbiasa menantikan konten baru dari Anda.

6. Respon Komentar dan Pesan Interaksi dua arah adalah kunci utama. Jangan hanya menunggu, tanggapi komentar dengan ramah dan cepat. Respons yang baik menunjukkan bahwa kita peduli dan menghargai masyarakat.

7. Gunakan Hashtag dan Tag Relevan Hashtag membantu menjangkau audiens baru. Gunakan tagar yang sesuai topik, seperti #PetaniHebat atau #Viral. Tag akun mitra, komunitas, atau tokoh yang relevan untuk memperluas jangkauan.

Evaluasi dan Adaptasi Gunakan fitur insight atau analytics di setiap platform untuk melihat performa konten. Pelajari konten mana yang paling banyak disukai dan kapan waktu terbaik untuk mengunggah.

Tujuan akhirnya, menurut Alif, adalah membangun hubungan jangka panjang. “Jika kita mampu menciptakan komunikasi yang jujur, informatif, dan dekat dengan publik, maka media sosial menjadi ruang kolaborasi, bukan sekadar etalase informasi,” tutupnya. (*)


Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved