Berita Polman
Sarana Atlet Panjat Tebing di Polman Hangus Terbakar
Lokasi sarana panjat tebing itu dikelilingi dengan rumput ilalang yang cukup tebal dan muda terbakar.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Sarana-latihan-atlet-panjat-tebing-Polman-hangus-terbakar.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sarana latihan atlet panjat tebing atau Bouldering Climbing di Kelurahan Madatte, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terbakar, Kamis (25/5/2023) sore.
Sarana itu berada di Jl Budaya, Kawasan Sport Center, tidak jauh dari Gelanggang Olah Raga (GOR).
Nampak pada bagian dinding sarana olahraga tersebut hangus terbakar, kini berwarna hitam, sebelumnya warna merah.
Lokasi sarana panjat tebing itu dikelilingi dengan rumput ilalang yang cukup tebal dan muda terbakar.
Bouldering Climbing tinggi enam meter itu milik pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Cabang Polman.
"Kejadian ini tadi sekitar pukul 14.00 Wita, kita tidak tau siapa yang bakar, disengaja atau tidak," ujar salah satu atlet FPTI Polman, Fajrin saat ditemui di lokasi.
Ia menjumpai sarana olahraganya hangus terbakar sekitar pukul 16.00 Wita saat hendak datang latihan.
Beberapa titik api masih dijumpainya menyala dan langsung memadamkan sisa api.
Dikatakan terdapat satu orang warga yang ia jumpai di lokasi ikut memadamkan api.
Fajrin pun merasa geram lantaran fasilitas olahraga yang dibangun tahuh lalu itu tidak lagi dapat digunakan.
"Pada bagian dinding atas paling parah, hangus dan sebelah bawa juga, tidak lagi dapat digunakan," ungkapnya.
Sedikitnya ada tiga buah matras Climbing yang ikut terbakar, dua diantaranya hangus tidak tersisa.
Fajrin menaksir kerugian dari kebakaran sarana olahraga itu mencapai kurang lebih Rp 30 juta.
Saat ini ia dengan 14 atlet FPTI Cabang Polman tidak dapat lagi latihan seperti biasanya.
Padahal kata Fajrin, timnya saat ini mempersiapkan diri untuk ikut event di tahun 2023 ini.