Senin, 25 Mei 2026

Harga Ikan Naik

Cuaca Buruk, Harga Ikan di Pasangkayu Meroket

Angin kencang dan gelombang tinggi membuat aktivitas melaut terganggu, sehingga pasokan ikan menurun drastis.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Cuaca Buruk, Harga Ikan di Pasangkayu Meroket
Taufan/Tribun-Sulbar.com
HARGA IKAN-Pedagang ikan di Pasar Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sabtu (23/8/2025). Cuaca buruk yang melanda laut Pasangkayu membuat pasokan ikan berkurang sehingga harga jual di pasar mengalami kenaikan. 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Cuaca buruk di perairan Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) dalam sebulan terakhir berdampak pada harga ikan di pasaran.

Angin kencang dan gelombang tinggi membuat aktivitas melaut terganggu, sehingga pasokan ikan menurun drastis.

Kondisi ini memicu kenaikan harga ikan di sejumlah pasar tradisional, termasuk di Pasar Pasangkayu dan Pasar Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu.

Baca juga: Usai Diguyur Hujan, Sejumlah Rumah Warga di Pasangkayu Terendam Banjir Berhari-hari

Beberapa jenis ikan  biasa dijual dengan harga terjangkau kini melonjak tajam.

Ikan cakalang sebelumnya Rp25 ribu per kilogram, kini dijual Rp35 ribu.

Ikan kembung naik dari Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram.

Sementara bandeng tembus Rp40 ribu dari harga sebelumnya Rp30 ribu.

“Beberapa hari ini nelayan tidak turun ke laut akibat cuaca buruk. Stok ikan berkurang, jadi otomatis harganya naik,” ujar Masri, pedagang ikan di Pasar Randomayang, Sabtu (23/8/2025).

Kenaikan harga ini membuat sebagian warga mengurangi jumlah pembelian.

Mereka berharap harga kembali normal seiring membaiknya cuaca.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved