Harga Ikan Naik
Cuaca Buruk, Harga Ikan di Pasangkayu Meroket
Angin kencang dan gelombang tinggi membuat aktivitas melaut terganggu, sehingga pasokan ikan menurun drastis.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pedagang-ikan-di-Pasar-Desa-Randomayang-Kecamatan-Bambalamotu-Pasangkayu.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Cuaca buruk di perairan Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar) dalam sebulan terakhir berdampak pada harga ikan di pasaran.
Angin kencang dan gelombang tinggi membuat aktivitas melaut terganggu, sehingga pasokan ikan menurun drastis.
Kondisi ini memicu kenaikan harga ikan di sejumlah pasar tradisional, termasuk di Pasar Pasangkayu dan Pasar Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu.
Baca juga: Usai Diguyur Hujan, Sejumlah Rumah Warga di Pasangkayu Terendam Banjir Berhari-hari
Beberapa jenis ikan biasa dijual dengan harga terjangkau kini melonjak tajam.
Ikan cakalang sebelumnya Rp25 ribu per kilogram, kini dijual Rp35 ribu.
Ikan kembung naik dari Rp30 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram.
Sementara bandeng tembus Rp40 ribu dari harga sebelumnya Rp30 ribu.
“Beberapa hari ini nelayan tidak turun ke laut akibat cuaca buruk. Stok ikan berkurang, jadi otomatis harganya naik,” ujar Masri, pedagang ikan di Pasar Randomayang, Sabtu (23/8/2025).
Kenaikan harga ini membuat sebagian warga mengurangi jumlah pembelian.
Mereka berharap harga kembali normal seiring membaiknya cuaca.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan
| Harga Ikan di Pasangkayu Mahal Pasokan dari Gorontalo, Nelayan Masih Nganggur Karena Cuaca Buruk |
|
|---|
| Harga Ikan TPI Mamuju Naik Cakalang Rp60 Ribu kan Cepa Rp60 Ribu Kakap Rp70 Ribu |
|
|---|
| Harga Makanan di Mamuju Tengah Naik Dampak Kenaikan Harga Ikan |
|
|---|
| Harga Ikan Cakalang dan Katombo Melonjak di Pasar Topoyo Mateng, Tembus Rp60 Ribu Per Kilogram |
|
|---|
| Stok Ikan di Pasar Berkurang Imbas Cuaca Buruk, Harganya Naik Tembus Rp60 Ribu di Polman |
|
|---|