Selasa, 19 Mei 2026

Berita Majene

Estuaria Indonesia Tanam 200 Fragmen Karang  di Perairan Pemboang Majene

Penanaman fragmen karang ini, Estuaria Indonesia berharap ada upaya nyata untuk memulihkan kerusakan.

Tayang:
Penulis: Anwar Wahab | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Estuaria Indonesia Tanam 200 Fragmen Karang  di Perairan Pemboang Majene
Anwar Wahab/Tribun-Sulbar.com
‎PENANAMAN KARANG: Estuaria Indonesia tanam 200 fragmen karang di perairan pesisir Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa, (19/8/2025). Upaya ini juga menjadi respon atas maraknya kerusakan terumbu karang di Majene akibat praktik pemboman ikan yang masih terjadi di sejumlah titik. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE  – Estuaria Indonesia tanam 200 fragmen karang  di perairan Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Selasa, (19/8/2025).

‎Upaya sebagai respon atas maraknya kerusakan terumbu karang di Majene akibat praktik pemboman ikan masih marak di wilayah tersebut.

‎Aktivitas ilegal tersebut membuat banyak karang hancur.

Populasi ikan juga semakin berkurang.

Baca juga: Danlanal Ucap Terima Kasih ke Pj Bahtiar, Inisiasi Penanaman Terumbu Karang Buatan di Teluk Mamuju

Penanaman fragmen karang ini, Estuaria Indonesia berharap ada upaya nyata untuk memulihkan kerusakan.

‎Sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa menjaga laut lebih menguntungkan dibanding merusaknya.

‎Penanaman ini menggunakan rangka spider, table, dan substrat beton sebagai media transplantasi.

‎Transplantasi dilakukan pada kedalaman tiga meter saat kondisi surut terendah.

‎Sebanyak 100 orang peserta ikut turun langsung ke laut untuk menanam fragmen karang tersebut.

‎Kegiatan ini melibatkan pelajar SMAN 1 Pamboang, SMPN 1 Pamboang, Taruna SMKN 3 Majene, serta mahasiswa KKN Universitas Tomakaka Desa Lalampanua.

‎Founder Estuaria Indonesia, Nurjirana, mengatakan penanaman ini untul mendukung upaya restorasi ekosistem terumbu karang sekaligus memberikan edukasi langsung kepada generasi muda.

‎“Terumbu karang adalah rumah bagi ikan dan sumber penghidupan masyarakat nelayan,” jelasnya kepada wartawan.

‎Menurutnya pelibatan siswa dan mahasiswa penting agar mereka sadar sejak dini bagaimana menjaga laut

‎"Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi langkah awal perbaikan ekosistem laut sekaligus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian pesisir, "tutupnya.(*)

‎Laporan wartawan Tribun Sulbar.com Anwar Wahab

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved