Polman
Pedagang Bendera Ngaku Banyak Warga Polman Cari Bendera One Piece
Hal itu membuat Andre merasa bingung dan heran, justru sebagian warga datang ke lapaknya mencari bendera One Piece
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pedagang-bendera-mengaku-ta.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN- Andre (39) pedagang bendera di Jl Jl Ratulangi, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Polman, mengaku banyak warga yang datang mencari bendera One Piece.
Mereka ingin membeli bendera Jolly Roger berlambang tengkorak itu.
Hal itu membuat Andre merasa bingung dan heran, justru sebagian warga datang ke lapaknya mencari bendera One Piece.
Namun, Andre tidak berani menjual bendera berwarna hitam tersebut, karena kerap didatangi oleh polisi.
Baca juga: Pedagang Bendera di Polman Kerap Didatangi Polisi, Takut Jual Bendera One Piece Meski Banyak Dicari
Baca juga: FKIP Unsulbar Edukasi Guru IPA di Majene Pahami Integrasi Teknologi Berbasis TPACK
Warga Blitar ini bilang petugas banyak bertanya soal keberadaan bendera One Piece.
Andre mengaku tidak pernah membawa bendera hitam putih bergambar tengkorak itu.
Meski banyak warga bertanya soal bendera One Piece karena hendak membelinya.
"Peminatnya ada, sudah banyak yang datang bertanya soal bendera One Piece, kita tidak jual karena takut," ungkapnya kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (8/8/2025).
Bahkan sejak berjualan, sudah tiga kali polisi mendatangi lapak jualan Andre, polisi itu bertanya-tanya apakah ia menjual bendera One Piece.
"Sudah tiga kali didatangi petugas, ada polisi ada juga berpakaian intel datang tanya-tanya," kata Andre kepada wartawan.
Andre menambahkan untuk ukuran bendera empat meter warna merah putih di bandrol harga Rp 200 ribu.
Sementara untuk ukuran 10 meter bendera umbul-umbul merah putih untuk background harga Rp 300 ribu.
Terdapat pula bendera ukuran kecil yang sering dijadikan hiasan di bagian depan rumah seharga Rp 30 ribu.
"Ada juga yang dalam karung itu, untuk bendera ukuran besar, kita juga layani jika ada yang pesan," ujarnya.
Dia memilih berjualan di kota Polewali lantaran merupakan pusat pemerintahan di Polman.
Ia berjualan menyasar para pegawai kantoran yang melewati perempatan lampu merah Pekkkabata.(*)
| Pria di Polman Serang Rumah Warga Usai Hisap Lem, Polisi Amankan Pelaku |
|
|---|
| Mabuk dan Ancam Warga Pakai Parang, Pria di Campalagian Polman Ditangkap Polisi |
|
|---|
| Imigrasi Polman Edukasi M-Paspor dan Pentingnya Prosedural Kerja di Luar Negeri di Mamasa |
|
|---|
| Warga Protes Bau Kandang Ayam Petelur di Kelurahan Sulewatang Polman |
|
|---|
| Kesalahpahaman Berujung Pengancaman Sajam 2 Tetangga di Polman Bersitegang Didamaikan Polisi |
|
|---|