Pekan Lomba Kemerdekaan
HUT ke-80 RI, SDK Tegaskan Budaya Kerja Sehat dan Antikorupsi
Ia menegaskan, mulai hari ini, suasana kerja di Pemprov Sulbar harus sehat dan terbuka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/SDK-membuka-perlombaan-dalam-rangka-peringatan-HUT-ke-80-Kemerdekaan-RI.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), secara resmi membuka perlombaan dalam rangka peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (8/8/2025).
Lomba peringatan HUT ke-80 RI diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar dan sejumlah instansi vertikal lainnya.
Perlombaan berlangsung di lingkungan Kantor Gubernur Sulbar.
Baca juga: Pembukaan Pekan Lomba Kemerdekaan, Gubernur Sulbar Ajak ASN Bekerja Bebas dari Tekanan
SDK menyebut kegiatan ini bukan hanya ajang seremonial.
Lebih dari itu, momen ini menjadi ajakan membangun budaya kerja sehat dan bebas dari tekanan.
Menurutnya, kemerdekaan tidak hanya berarti terbebas dari penjajahan.
Tapi juga bebas dari tekanan, kemiskinan, dan kebodohan.
Ia menegaskan, mulai hari ini, suasana kerja di Pemprov Sulbar harus sehat dan terbuka.
"Jangan takut kepada pejabat, dan jangan mau ditekan," ujar SDK dalam sambutannya.
SDK ajak seluruh pegawai bekerjalah profesional. Tekanan hanya muncul saat target tak tercapai.
Ia juga mengajak seluruh ASN untuk loyal terhadap tujuan bersama, bukan kepada individu atau jabatan.
Semangat tersebut, kata SDK, sejalan dengan nilai-nilai kemerdekaan.
Ia pun menyinggung soal tata kelola pemerintahan.
Menurutnya, pemerintahan baik harus bebas dari praktik korupsi.
"Tidak boleh ada pejabat dipenjara karena korupsi selama masa kepemimpinan saya," tegasnya.
SDK menekankan, korupsi adalah tindakan tercela harus dilawan bersama.
"Kita harus belajar dari banyak peristiwa. Jadikan itu pelajaran hidup," pungkasnya. (*)