Kesehatan
Anak Kecanduan Gadget : Psikolog Sarankan 3 Jurus Jitu untuk Mengatasinya
Untuk membantu anak mengurangi ketergantungan pada gadget, Grace menyarankan tiga langkah utama yang bisa diterapkan orang tua di rumah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/n-pembatasan-yang-sehatAI-Canva.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM- Kecanduan gadget pada anak bisa menjadi perhatian serius bagi orang tua.
Dampak negatifnya meliputi gangguan konsentrasi belajar, penurunan kemampuan sosial, dan masalah pola tidur.
Namun, Psikolog anak, Grace Eugenia Sameve, M.A., M.Psi., menekankan bahwa penggunaan gadget tidak selalu buruk, asalkan ada pendampingan dan pembatasan yang sehat.
"Yang perlu diperhatikan adalah anak tidak tumbuh terlalu dependent (ketergantungan) dengan gawai, maka aktivitas non-gawai juga harus dikenalkan dan dilatih,” ujar Grace Melansir Kompas.com, Sabtu (5/7/2025).
Dampak Kecanduan Gadget pada Anak
Ketika anak terlalu sering menggunakan gadget, mereka cenderung mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian dan menjadi kurang peka terhadap lingkungan sekitar.
Dalam konteks belajar, keinginan untuk selalu membuka ponsel dapat mengganggu konsentrasi, bahkan saat di dalam kelas.
Langkah Mengatasi Kecanduan Gadget
Untuk membantu anak mengurangi ketergantungan pada gadget, Grace menyarankan tiga langkah utama yang bisa diterapkan orang tua di rumah:
- batasan durasi dan fungsi screen time secara jelas.
- Tentukan berapa lama anak boleh menggunakan gadget setiap hari dan untuk keperluan apa saja, misalnya hanya untuk belajar atau hiburan tertentu pada waktu khusus.
- Konsistensi dalam menerapkan aturan ini sangat penting.
Orang tua juga ikut tidak memakai gadget.
Aturan akan efektif jika diterapkan dengan disiplin oleh seluruh anggota keluarga.
Jika orang tua sendiri terus-menerus menatap layar, anak akan menirunya.
Berikan contoh yang baik dengan mengurangi penggunaan gadget di depan anak.
Kenalkan aktivitas non-gadget yang menyenangkan.
Berikan anak kegiatan alternatif yang menarik, seperti bermain di luar ruangan, membaca buku, menggambar, atau bermain peran.
Semakin menarik kegiatan alternatif yang ditawarkan, semakin mudah anak melepaskan diri dari gadget.
Grace juga menegaskan bahwa upaya mengurangi kecanduan gadget pada anak bukan hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga sekolah dan lingkungan sekitar.
Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kolaboratif antara guru, orang tua, dan anak dalam membangun kebiasaan digital yang sehat.(*)
Kecanduan Gadget
Anak kecanduang gadget
Anak main gadget
Dampak Gawai Pada Anak
Psikolog anak Grace Eugenia Sameve
| Merasa Lemas Meski Sudah Hidup Sehat? Ini Kesalahan Nutrisi Sering Dialami Perempuan |
|
|---|
| Solusi Kurang Serat, Inilah Manfaat Rutin Konsumsi Jus Buah dan Sayur di Tengah Kesibukan |
|
|---|
| Jangan Sepelekan Nyeri di Kaki, Kenali Gejala Saraf Neuropati Perifer Sejak Dini |
|
|---|
| KOHATI Apresiasi Pemda Mateng Aktifkan Kembali BPJS PBI Warga Usai Verifikasi Ulang |
|
|---|
| Puskesmas Pekkabata Polman Tetap Buka Poli Umum di Masa WFA, Puluhan Warga Antre Berobat |
|
|---|